Grab Dukung Inisiatif Pemkot Semarang, Terapkan Hari Angkutan Umum dan Daring 


GRAB : Memperingati Hari Angkutan Umum dan Daring setiap Selasa, mulai 8 Juni hingga 6 Juli 2021 yang ditetapkan oleh Pemerintah Kota Semarang, Aparatur Sipil Negara (ASN) Kota Semarang menggunakan layanan GrabBike Protect

SEMARANG, WAWASANCO - Grab mendukung inisiatif Pemkot Semarang yang menetapkan kebijakan penggunaan kendaraan umum dan transportasi online,  bagi masyarakat dan Aparatur Sipil Negara (ASN), dengan memberikan pelayanan yang aman dan nyaman melalui armada roda dua dan roda empat

Seperti diberitakan sebelumnya, dalam memperingati Hari Lingkungan Hidup Sedunia, Pemerintah Kota Semarang menetapkan Hari Angkutan Umum dan Daring setiap Selasa mulai 8 Juni hingga 6 Juli 2021 bagi masyarakat dan Aparatur Sipil Negara (ASN).

"Kita menyambut positif inisiatif Pemerintah Kota Semarang dalam mendukung Hari Lingkungan Hidup Sedunia. Dengan adanya kebijakan terkait penggunaan angkutan umum dan daring, diharapkan dapat mengurangi kemacetan serta penurunan emisi karbon demi kualitas udara yang lebih baik," papar Richard Aditya, Director of West Indonesia, Grab Indonesia melalui siaran tertulis yang diterima, Rabu (9/6/2021).

Lebih lanjut dipaparkan, melalui program tersebut juga dapat menggerakkan roda perekonomian daerah, melalui peningkatan pendapatan mitra pengemudi angkutan umum dan daring. 

"Hal ini sejalan dengan komitmen kami dalam terus meningkatkan upaya pelestarian lingkungan, melalui kampanye #LangkahHijau," tandasnya.

Tidak hanya itu, sebagai bentuk dukungan atas inisiatif ini, Grab memberikan kode promo khusus, ‘GrabDay6’ yang bisa digunakan masyarakat serta pegawai ASN di Kota Semarang untuk berkendara dengan armada transportasi online dari Grab.

Sejak awal pandemi, Grab telah menghadirkan solusi inovatif dalam berkendara lebih aman dengan layanan GrabProtect untuk meminimalisir resiko penyebaran virus COVID-19. 

Armada ini dilengkapi fitur keamanan dan perlindungan tambahan bagi mitra pengemudi dan penumpang berupa partisi plastik tebal dan peralatan kebersihan demi menjaga keamanan dan kenyamanan saat berkendara.

“Layanan GrabProtect dilengkapi dengan fitur standar protokol kesehatan untuk bepergian dengan lebih aman.  Para mitra pengemudi juga diberikan pelatihan ulang untuk sanitasi mandiri secara berkala," lanjutnya.

Para mitra pengemudi juga mendapatkan pengisian ulang perlengkapan sanitasi seperti masker, hand sanitizer, dan juga pembersihan armada secara menyeluruh dengan menggunakan disinfektan, sehingga masyarakat di Kota Semarang dapat berkendara dengan lebih aman dan nyaman menggunakan armada GrabCar dan GrabBike Protect.

Sementara, dalam paparan sebelumnya, Walikota Semarang Hendrar Prihadi menyampaikan, dalam memperingati Hari Lingkungan Hidup Sedunia, Pemerintah Kota Semarang menginisiasi sebuah program untuk mendorong masyarakat dan ASN memanfaatkan angkutan umum dan daring. Bagi yang menggunakan kendaraan pribadi, nantinya akan dikenakan tarif parkir insidentil dan progresif. 

"Kami berterima kasih kepada Grab yang telah mendukung program kami dengan menyiapkan inovasi maupun promosi dalam menyukseskan kebijakan ini. Semoga dengan adanya kolaborasi ini dapat turut menjaga kelestarian lingkungan dan meningkatkan kualitas udara kota Semarang melalui pengurangan jumlah penggunaan kendaraan pribadi," pungkasnya.

 

Penulis : rls
Editor   : edt