Pelaku Usaha Didorong Beralih ke Pemasaran Online


Ryan Manafe mengenalkan pasukan Pandawa yang siap membantu mengantar barang pesanan konsumen. (Tri Budi Hartoyo)

MAGELANG, WAWASAN.CO-  Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Magelang mendorong pelaku usaha agar memiliki karakter wirusaha yang terampil dalam membuat produk unggulan. Termasuk memanfaatkan Teknologi Informasi dan Komunikasi (TIK) agar mampu bersaing di era Revolusi Industri 4.0.

 

Kepala Dinas Perdagangan Koperasi dan UKM Kabupaten Magelang, Basirul Hakim, mengatakan, melalui aplikasi digital akan membuka akses pemasaran baru dan menjaring pelanggan baru. 

 

"Di era digital ini, pemasaran secara konvensional (offline) tidak dapat maksimal. Karena banyak pelaku usaha telah beralih secara online," katanya, di sela acara Sesarengan, diskusi bersama oleh aplikasi Dagangan di RM Keboen Semilir Magelang. 

 

Di Kabupaten Magelang, menurut dia, terdapat 109.000 pelaku UMKM yang bergerak di beragam jenis produk. Antara lain, barang kerajinan dan jajanan yang sebagian sudah masuk toko modern hingga di luar daerah.

 

“Kehadiran aplikasi Dagangan tentu dapat membantu memperluas pemasaran produk UMKM hingga jauh lebih luas, termasuk di wilayah pedesaan," katanya, diwakili Kasi Bimbingan dan Jaringan Usaha Bidang UMKM, Sudarsono.

 

Sementara itu, founder aplikasi "Dagangan", Ryan Manafe, menuturkan, pihaknya menyasar para pelaku UMKM di pedesaan. Karena ingin membantu mereka sebagai mitra yang kesulitan dalam pengiriman dalam pemasaran.

 

"Kami hadir memberikan kemudahan bagi masyarakat lokal dalam menjalankan kegiatan ekonomi sehari-hari. Kami membantu menghubungkan antara produsen dan konsumen. Dalam tempo 24 jam, dari waktu order dalam jumlah tertentu, pesanan sudah diantar," ujarnya.

 

Saat ini, aplikasi Dagangan menaungi 25 ribu anggota di 3.000 desa di Jabar, Yogyakarta, dan Jateng. Untuk wilayah Magelang sekitar 2.500, tersebar di sejumlah wilayah.

Penulis : tbh
Editor   : edt