Pemalang Kondisi Darurat, BOR Penuh dan 124 Tenaga Kesehatan Terpapar Covid-19


IGD - Akibat kapasitas ruang isolasi pasien Covid-19 di RSUD dr M Ashari penuh, maka untuk sementara ruang IGD difungsikan untuk perawatan. Foto : Probo Wirasto.

PEMALANG,WAWASANCO -  Jumlah penderita Covid-19 di Kabupaten Pemalang melonjak drastis selama beberapa pekan terakhir, bahkan beberapa rumah sakit swasta daya tampung sudah mencapai 100%. Sehingga menurut Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Pemalang, dr Sholahudin saat ini bisa dikatakan sudah dalam kondisi darurat dan masuk ke dalam zona merah.

"Salah satu indikator zona adalah ketersediaan tempat rawat atau Bed Occupancy Rate (BOR), sehingga kalau sudah penuh maka otomatis menjadi merah, sedangkan bila masih tersedia bisa menjadi oranye,"jelasnya disela kegiatan monitoring di Kecamatan Taman, Rabu (23/6).

Menurut dr Sholahudin saat ini beberapa rumah sakit swasta memang tingkat keterisian sudah mencapai 100 %, sedangkan RSUD dr M Ashari sudah 90 % lebih, sehingga pemerintah daerah masih menyiapkan Rumah Sakit Comal Baru untuk menjadi rujukan pasien Covid-19. Karena selain pihak manajemen dan tenaga kesehatannya sudah siap, daya tampungnya juga cukup banyak yakni mencapai 98 tempat tidur. Diharapkan kalau ini sudah bisa dilakukan Pemalang akan turun kembali menjadi zona oranye.

Nakes Terpapar

Sementara saat ditanyakan jumlah tenaga kesehatan yang terpapar hingga saat ini masih menurut dr Sholahudin, berdasarkan laporan dari RSUD dr M Ashari sudah ada 38 orang, ditambahkan dari Dinas Kesehatan beserta jajaran seperti rumah sakit sebanyak 79 orang dan data terbaru masuk ada tambahan 7 orang, sehingga total semuanya mencapai 124 orang.

"Sebenarnya para tenaga kesehatan tersebut sudah mendapatkan vaksin dan bekerja sesuai prosedur, akan tetapi karena virus yang sifatnya cepat menular dan mereka memang ada sebagian yang menangani pasien Covid-19 sehingga terpapar, untuk yang meninggal tercatat tiga orang yakni satu bidan dan dua perawat,"lanjutnya.

Bupati Pemalang, Mukti Agung Wibowo bersama Forum Komunikasi Pimpinan Daerah yang melakukan monitoring ketiga kecamatan yakni Pemalang, Taman dan Petarukan meminta pada petugas kecamatan, desa maupun masyarakat untuk selalu menjaga protokol kesehatan serta segera menjalani vaksinasi bagi yang belum untuk mengantisipasi penyebaran Covid-19 yang cenderung naik. Dalam monitoring rombongan menyempatkan diri meninjau pelayanan di RSUD dr M Ashari.

Penulis : pw
Editor   : jks