Jelang Penerapan PPKM Darurat Jawa Bali, Wali Kota Salatiga Ajak Masyarakat 'Sehari Di Rumah Saja'


SALATIGA WAWASANCO.-Menjelang usulan penerapan PPKM Darurat oleh pemerintah pusat, Wali Kota Salatiga Yuliyanto mengajak masyarakat Kota Hati Beriman untuk 'Sehari di Rumah Saja'. 

 

Keputusan Wali Kota ini dituangkan dalam Surat Edaran (SE) Wali Kota nomor 4431/545/101/1 yang telah ditandatangani Wali Kota tertanggal tanggal 1 Juli 2021 itu, dengan ditembuskan kepada Gubernur Jateng serta Forkopinda se-Salatiga. 

 

"Gerakan di Rumah Saja' dalam rangka menekan penambahan kasus positif Covid-19 di Salatiga selama 1 Hari yaitu pada hari Minggu (4/7)," kata Wali Kota Yuliyanto saat dikonfirmasi usai rapat terbatas Forum Forkopinda se-Salatiga, di Rumah Wali Kota, Kamis (1/7). 

 

Ia mengungkapkan, sebagai salah satu kota yang masuk dalam zona merah kasus Covid-19 kategori PPKM Darurat se-Jawa Bali, lonjakan kasus Covid-19 cukup mengejutkan. 

 

Untuk itu, lanjut Wali Kota,  Salatiga akan menerapkan 'Gerakan di Rumah Saja' sebagai bentuk ikhtiar memutus mata rantai Covid-19. 

 

"Memang 'Gerakan Sehari di Rumah Saja' imbas dari ketetapan pemerintah menjadikan Salatiga satu dari 45 Kabupaten Kota untuk menerapkan PPKM Darurat. mudah-mudahan lewat gerakan itu dapat menekan laju kasus Covid-19," ujarnya.

 

Dalam pelaksanaannya, TNI-Polri dan unsur pengurus RT/RW diharapkannya perannya. Pasalnya, semua komponen masyarakat kecuali unsur yang terkait dengan sektor esensial seperti kesehatan, kebencanaan, keamanan, logistik dan industri diharapkan dirumah saja. 

 

Sementara, Dinas Kesehatan Kota Salatiga mengumumkan peningkatan kasus Covid-19 per tanggal 1 Juli 2021. 

 

Terdapat penambahan Positif Covid-19 sebanyak 156 jiwa. Dengan kumulatif sebanyak 6.826 orang. Dan yang tengah menjalankan isolasi positif sebanyak 1.598 Jiwa. /

Penulis : ern
Editor   : edt