Selundupkan Rokok Ilegal dalam Truk Pengangkut Ambulance, Modus Baru di Tengah PPKM


SEMARANG, WAWASANCO - Ratusan ribu batang rokok tanpa pita cukai berhasil diamankan Tim Gabungan Bea Cukai Kanwil Jateng DIY dan Bea Cukai Tegal pada Sabtu, (24/7/2021) di Gerbang Tol Adiwerna, Kleben, Gembong Kulon, Kab. Tegal, Jawa Tengah. 

Pelaku nekat menyamarkan 14 karton rokok polos ilegal dengan jumlah 224.000 batang tersebut di atas truk jenis Isuzu NKR71 HD yang memuat mobil ambulance rusak. 

“Kronologi dilakukannya penindakan berawal dari informasi masyarakat bahwa ada truk yang membawa rokok diduga illegal yang akan melintas wilayah Jawa Tengah. Kami bentuk 2 tim langsung. Tim dari Kanwil Bea Cukai Jateng DIY bertugas melakukan pemantauan di ruas Jalan Tol Semarang-Pemalang, sementara tim Bea Cukai Tegal di ruas Tol Pemalang-Brebes”, ungkap Kepala Bidang Penindakan dan Penyidikan Kanwil Bea Cukai Jawa Tengah dan DIY, Moch Arif Setijo Nugroho di Semarang, Minggu (25/7/2021).

Dari hasil pengawasan, pada Sabtu (24/7/2021) sekitar pukul 13.15 WIB, Tim mendapati truk target dan melakukan pengejaran dan pembuntutan. Berlokasi di Gerbang Tol Adiwerna, Tegal, Jawa Tengah, tim melakukan penghentian dan pemeriksaan.

“Awalnya petugas ragu karena ketika dibuka yang kelihatan adalah ambulance. Tapi setelah diperiksa lagi, ternyata juga memuat rokok tanpa pita cukai. Rokok illegal yang merugikan negara dan masyarakat. Pelaku sengaja mengelabuhi petugas dengan mengangkut rokok polos tersebut bersama muatan ambulance. Mereka mungkin berharap dengan cara tersebut saat PPKM akan aman dari petugas”, tandas Arif.

Belum diketahui pasti kronologinya sampai ambulance tersebut diangkut truk yang juga membawa rokok illegal. Pihaknya akan meneliti lebih lanjut termasuk atas pengakuan sopir tersebut.

"Dari keterangan sopir (RS), dirinya mengaku tidak mengetahui jika selain mobil ambulance, truk tersebut juga membawa muatan barang ilegal," terangnya.

Seperti telah dilansir oleh beberapa media beberapa hari sebelumnya bahwa mobil ambulance jenis Toyota Innova tersebut mengalami kecelakaan di Sampang, Madura pada Rabu dini hari (21/7/2021). Mobil yang diduga mengalami pecah ban sebelum kecelakaan tersebut membawa jenazah dari Jakarta. 

Arif menambahkan, saat ini barang hasil penindakan beserta sopir kemudian dibawa ke Kanwil Bea Cukai Jateng DIY untuk dilakukan pemeriksaan lebih lanjut. 

Dari hasil pencacahan didapati bahwa Sopir (RS) mengangkut 14 karton rokok polos dengan jumlah 224.000 batang. Rokok tersebut berjenis Sigaret Kretek Mesin (SKM) berbagai merek dengan nilai barang mencapai Rp228,5 juta.  Potensi kerugian negara yang berhasil diamankan diperkirakan mencapai Rp150,1 juta yang terdiri atas Cukai, PPN HT dan Pajak Rokok.

Rincian hasil pencacahan yakni 7 karton BKCHT Jenis SKM merk “DALILL BOLD” tanpa dilekati pita cukai , 4 karton BKCHT Jenis SKM merk “ANOAH BEST TASTE” tanpa dilekati pita cukai, 1 karton BKCHT Jenis SKM merk “R9 MILD” tanpa dilekati pita cukai, 1 karton BKCHT Jenis SKM merk “SUBUR MILD HJS” tanpa dilekati pita cukai, dan 1 karton BKCHT Jenis SKM merk “369 SAM LIOK KIOE” tanpa dilekati pita cukai

Arif menegaskan bahwa terhadap pelaku peredaran rokok illegal dapat dijerat dengan Pasal 54 Undang-Undang Nomor 39 Tahun 2007 tentang Perubahan Atas Undang-Undang Nomor 11 Tahun 1995 tentang Cukai.

Disebutkan dalam UU tersebut, setiap orang yang menawarkan, menyerahkan, menjual, atau menyediakan untuk dijual barang kena cukai yang tidak dilekati pita cukai atau tidak dibubuhi tanda pelunasan cukai lainnya dipidana dengan pidana penjara paling singkat 1 (satu) tahun dan paling lama 5 (lima) tahun dan/atau pidana denda paling sedikit 2 (dua) kali nilai cukai dan paling banyak 10 (sepuluh) kali nilai cukai yang seharusnya dibayar.
 

Penulis : arr
Editor   : edt