Polres Magelang Ungkap Penipuan Bermodus Menjanjikan Bansos


Pelaku MTK (36) bekerja buruh warga Kecamatan Tegalrejo, Kabupaten Magelang, kini di tahan di Mapolres Magelang untuk menjalani proses hukum. Foto Ali subchi

MAGELANG, WAWASANCO  - Modus mengajak ambil bantuan sosial dari pemerintah, seorang pria berinisial MTK (36), nekad menipu seorang nenek berinisial MGR (85) warga Desa Gantang Kecamatan Sawangan Kabupaten Magelang.

 

Pelaku  MTK (36) yang bekerja sebagai buruh warga Kecamatan Tegalrejo, Kabupaten Magelang tersebut, kini di tahan di Mapolres Magelang untuk menjalani proses hukum.

 

Kapolres Magelang melalui Kasat Reskrim Polres Magelang, AKP Muhammad Alfan, Senin (26/07/2021) menjelaskan, awalnya pada Sabtu (03/07-2021) sekitar pukul 07.30 WIB, pelaku  memberitahukan kepada korban jika korban mendapatkan bansos dari Pemerintah Kabupaten Magelang berupa uang senilai Rp 5 juta.

 

Saat itu, menurut Alfan, korban sebetulnya sudah ingin menanyakan perihal bantuan tersebut kepada kepala dusun setempat, namun dicegah oleh pelaku. Kemudian pelaku mengajak korban untuk segera mengambil uang di Kantor Pemkab Magelang.

 

"Pelaku menggunakan mobil jenis minibus warna putih, mengajak korban mengambil uang bantuan. Kemudian korban dan pelaku berangkat menggunakan mobil tersebut," lanjutnya.

 

Karena waktu menjelang sholat, pelaku dan tersangka berhenti di sebuah Mushola  di wilayah Kecamatan Sawangan. Pelaku menyarankan korban agar tas korban diletakkan didalam mobil saja supaya aman.

 

"Memanfaatkan kelengahan korban yang tengah menunaikan sholat, kemudian pelaku pergi begitu saja dengan mengendarai mobil dan membawa tas korban," jelas Alfan

 

Korban merasa kebingungan, karena didalam tas korban terdapat tiga buah cincin emas, sepasang anting dan uang tunai Rp 5 juta. Akhirnya, korban tersadar kalau dirinya sudah menjadi korban penipuan, dan melaporkan peristiwa tersebut ke Polsek Sawangan.

 

"Terhadap laporan korban, kami mengirimkan tim Resmob Sat Reskrim Polres Magelang untuk melakukan proses penyelidikan," ungkapnya.

 

Dari keterangan dari para saksi, tim Resmob mengidentifikasi pelaku, dan dapat dilakukan penangkapan terhadap pelaku, termasuk mengamankan barang bukti.

 

"Pelaku dapat kita amankan di perbatasan Magelang - Sleman Yogyakarta,  saat digelar penyekatan PPKM Darurat, dan kami juga mengamankan barang bukti uang sebesar  300 ribu, sebuah cincin dan 1 unit kendaraan minibus warna putih yang digunakan pelaku untuk beraksi," jelas Alfan

 

Tersangka  ditahan di Rutan Mapolrès Magelang, dan dijerat dengan pasal 362  Kuhp atau pasal 378 Kuhp. "Ancaman hukuman tersangka paling lama 5 tahun penjara," terang Alfan.

 

Sementara itu,  Kapolres Magelang melalui Kasubbagumas Polres Magelang, Iptu Abdul Muthohir menghimbau kepada masyarakat, agar tidak mudah percaya dengan  pihak- pihak tertentu yang menjanjikan akan menyalurksn bansos. 

 

"Masyarakat agar menyerahkàn urusan Bansos kepada aparat desa setempat, agar tidak menjadi korban penipuan," harapnya.

Penulis : as
Editor   : edt