BPJS Ketenagakerjaan Beri Perlindungan Wiyatabakti PAUD, SD, dan SMP


DARING - Evaluasi pelaksanaan perlindungan program BPJS Ketenagakerjaan bagi tenaga wiyata bakti PAUD, SD, dan SMP secara daring di Pemalang. Foto : Probo Wirasto.

PEMALANG,WAWASANCO - Hingga saat ini sejumlah tenaga wiyata bhakti PAUD, SD dan SMP di Kabupaten Pemalang sudah mengikuti program perlindungan yang diberikan oleh BPJS Ketenagakerjaan, terkait perlindungan tersebut digelar evaluasi bersama Dinas Pendidikan dan Kebudayaan dan Dinas Tenaga Kerja. Namun karena dalam kondisi pandemi Covid-19, akhirnya evaluasi dilakukan secara daring pada Kamis (29/7).

Ikut dalam evaluasi melalui daring zoom meeting, Kepala BPJS Ketenagakerjaan Pemalang, Muh Haryanta, Kepala Dinas Tenaga Kerja Pemalang, Mu'minun, Kepala Bidang Pembinaan PAUD Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Pemalang, perwakilanKetua PC Himpaudi, Ketua PC IGTKI, Koordinator Forum Wiyatabakti SD, dan Koordinator Forum Wiyatabakti SMP se KabPemalang, serta lainnya 

Kepala BPJS Ketenagakerjaan Muh. Haryanta dalam evaluasi menyampaikan, kepesertaan BPJS Ketenagakerjaan berdasar data hingga Bulan Juli 2021 terdapat 441 Lembaga PAUD di Kabupaten Pemalang dengan 1608 tenagakerja dan sudah terdaftar sebagai peserta BPJS Ketenagakerjaan. Di tingkat SD terdapat 638 Lembaga dengan 2635 tenagakerja juga sudahmenjadi peserta. Adapun tingkat SMP, terdapat 44 lembaga dengan 855 tenaga kerja.

"Sangat penting bagi pekerja untuk mempunyai perlindungan jaminan sosial terhadap resiko kecelakaan kerja, kematian bahkan resiko kehilangan pekerjaan, dan perlindungan seperti ini diberikan oleh BPJS Ketenagakerjaan,"tandasnya.

Kepala Dinas Tenaga Kerja Pemalang, Mu'minun dalam kesempatan tersebut juga menyampaikan pentingnya bagi seorang pekerja untuk memiliki jaminan sosial, sebab dengan sudah adanya jaminan maka saat bekerja pun akan semakin tenang sehingga produktifitas kerja juga bisa maksimal. 

Dalam kesempatan tersebut juga disampaikan telah diberikannya santunan Jaminan Kematian sebesarRp 42.000.000, secara simbolis kepada ahli waris salah satu peserta yang merupakan seorang guru SD yang meninggal dunia pada Juni 2021. 

Penulis : pw
Editor   : jks