Paguyuban Karaoke Sarirejo Ajukan Permohonan Operasional Bersyarat


Para LC Sarirejo Salatiga saat menerima paket sembako dari Pemkot Salatiga. Foto: Ernawaty

SALATIGA WAWASANCO. Ketua Paguyuban Karaoke Sarirejo Salatiga Lucas membenarkan, jika pihaknya mengajukan permohonan kepada Pemkot Salatiga agar bisa beroperasinal meski hanya hitungan jam saja. 

 

Pasalnya, ada sekitar 250 pemandu karaoke (PK) atau sering disebut 'lady companion' (LC) di kawasan karaoke terbesar di Salatiga, Sarirejo, Kecamatan Sodirejo, Salatiga yang menganggur. 

 

"Karena dampak darai PPKM berkepanjangan, 250 LC kami 'ganggur'. Sehingga, kami mengajukan permohonan agar diizinkan beroperasional meski cuma beberapa jam tidak apa," ungkap Lucas kepada wartawan saat ditemui di Salatiga, Jum'at (30/7). 

 

Diungkapkannya, ratusan LC tersebut saat ini hanya mengandalkan tabungan yang kian menipis. Untuk mengambil keputusan pulang kampung pun, hal tersebut sulit dilakukan lantaran tidak adanya bekal serta adanya PPKM. 

 

Menyikapi hal ini, Ketua DPRD Salatiga Dance Ishak Palit menyebutkan hal tersebut sulit dilakukan mengingat aturan semua tertuju pada pemerintah pusat. Pemerintah daerah sifatnya hanya menjalankan saja.  

 

"Sabar ya, situasinya memang delematis. Ini kebijakan Pemerintah pusat semua. Namun kami berharap pelaku tempat hiburan tidak patah arang, mari bersama-sama menekan penyebaran Covid-19 ini," ungkap Dance. 

 

Sementara itu, Sekda Kota Salatiga Wuri Pujiastuti menegaskan pihaknya belum akan memberikan izin kepada pelaku hiburan. 

 

"Untuk tempat hiburan, wisata belum akan kita beri izin untuk dibuka. Karena saat ini kita masih terus menekan angka penyebaran Covid-19 di Salatiga," ujar Sekda Wuri Pujiastuti. 

 

Bukan hanya tempat wisata atau pun titik-titik hiburan yang belum diberi izin, pelajaran mulai PAUD, TK, SD, SMP hingga SMA sederajat juga masih penerapan secara virtual. 

 

Meski bed occupancy ratio (BOR) Salatiga turun, namun Sekda menekankan, bahwa tingkat kematian disebabkan Covid-19 di Salatiga masih tinggi. 

 

Untuk itu, Sekda berharap pelaku usaha baik tempat hiburan dan wisata untuk memahami keadaan kesehatan di Kota Salatiga. 

 

Sebelumnya, puluhan LC Sarirejo Salatiga mendapatkan bantuan paket sembako dari para pengusaha karena dianggap sebagai warga negara yang turut terdampak PPKM Level 4. 

 

Bantuan yang digalang Tim Bantuan Sembako Diketuai Dance Ishak Palit itu, saat ini telah mendistribusikan 70 persen lebih kepada masyarakat Salatiga terdampak Covid-19. 

Penulis : ern
Editor   : edt