Ajak Masyarakat Desa Pemaron Tingkatkan Ekonomi dengan Berinovasi


BREBES, WAWASANCO - Kerajinan tangan berbahan kayu, menjadi salah satu potensi yang ada di Kelurahan Pemaron Kecamatan Brebes Kabupaten Brebes. Di tengah pandemi covid-19, usaha tersebut pun turut terimbas, yang berakibat menurunnya daya beli masyraakat.

Kondisi tersebut, mendorong Dimas Fakhrur Roji, mahasiswa Perencanaan Wilayah dan Kota Universitas Diponegoro (Undip) asal Kabupaten Brebes dalam melakukan kegiatan Kuliah Kerja Nyata (KKN) di Kelurahan Pemaron dengan memperkenalkan pemasaran secara online, kepada para pengrajin.

“Inovasi dari program yang dilaksanakan adalah melakukan branding dan pemasaran secara online, baik pemasaran produk atau penawaran jasa pembuatan. Kendala yang dialami saat ini terkait potensi yang ada adalah pemasaran yang belum maksimal, dimana pemasaran dilakukan dengan mengandalkan pengetahuan orang dan belum menggunakan media social,” tutur Dimas.

Ada banyak inisiatif untuk memberikan suatu branding produk dan melaukan pemasaran secara online di media sosial. Keahlian para tukang di desa Pemaron sudah sangat mumpuni. Hanya saja pemasaranya masih manual serta pengelolaanya masih tradisional. 

Dr Rr Karlina Aprilia SE MSc Act dosen pembimbing lapangan menuturkan mahasiswa diharapkan dengan adanya kegiatan KKN ini masyarakat bisa lebih berinovasi.

“Masyarakat mempunyai kemampuan untuk menjadikan peluang dengan memanfaatkan potensi yang ada disekitar masyarakat itu sendiri. Walaupun, di tengah pandemi, masyarakat harus tetap berproses dengan kemampuan yang dimiliki. Hadirnya mahasiswa yang melaksanakan KKN di daerah asla mampu membantu kehidupan sosial. Semoga menjadi motivasi bagi masyarakat untuk bangkit dari musibah pandemi,” ungkap Karlina.

Harapan dengan adanya kegiatan KKN TIM II desa Pemaron Brebes dapat memberikan manfaat bagi masyarakat ataupun kelompok. Sasaran yang nantinya program-program tersebut dapat dilaksanakan secara berkelanjutan dan memberikan nilai tambah bagi pemasukan masing - masing kelompok masyarakat. Hasil dari kegiatan tersebut berupa lemari kecil, ambalan dinding, asbak maupun pelengkap interior lainnya.

Penulis : rls
Editor   : edt