Penting, Inovasi Media Edukasi di Era Digital


PESERTA : Para peserta dalam kegiatan Webinar Nasional FIP Series Il UPGRIS “Inovasi Media Edukasi di Era Digital", yang digelar secara daring, pada Minggu (21/11/2021).

SEMARANG, WAWASANCO - Generasi Masa Kini, merupakan generasi yang lahir dengan teknologi serta karakteristik yang jauh berbeda dengan generasi sebelumnya, sehingga membutuhkan metode pembelajaran yang juga berbeda dari masa sebelumnya, yakni dengan berbasis pada teknologi digital.

Hal tersebut disampaikan alumni Prodi BK UPGRIS sekaligus Guru Inspiratif Kemendikbud Ristek Khamdan Muhaimin, S.Pd,Gr, saat menjadi pembicara dalam Webinar Nasional Fakultas Ilmu Pendidikan (FIP) Series Il UPGRIS “Inovasi Media Edukasi di Era Digital", yang digelar secara daring, pada Minggu (21/11/2021).

“Generasi masa kini, atau Generasi Z ini, umumnya sosok yang kreatif, karena mereka telah secara natural menyatu dengan teknologi, sehingga menyulut kreatifitas tanpa batas,” terangnya.

Selain itu, Generasi Z ini juga aktif, menginginkan kegiatan yang melibatkan dirinya secara penuh, serta kolaboratif atau ingin memecahkan masalah secara bersama.

“Lalu apa yang harus dilakukan pendidik, dalam merancang pembelajaran digital bagi generasi saat ini? Sebaiknya, hal tersebut merupakan sesuatu yang baru, tampilan yang menarik serta ada game atau kuis,” papar Khamdan.

Dijelaskan dalam merancang pembelajaran digital tersebut bisa mengambil dari berbagai sumber, mulai dari Rumah Belajar,  YouTube atau sumber lainnya.

Sementara, pembicara lainnya dalam Webinar Nasional  FIP Series Il,  menghadirkan Duta Rumah Belajar Kemendikbud Ristek Raden Roro Martiningsih, S.Pd, M.Pd.

“Rumah Belajar merupakan platform pendukung program belajar dari rumah atau Pembelajaran Jarak Jauh (PJJ),” terangnya.

Lebih jauh dipaparkan, Rumah Belajar adalah portal pembelajaran yang menyediakan bahan belajar serta fasilitas komunikasi yang mendukung interaksi antar komunitas. 

“Rumah Belajar hadir sebagai bentuk inovasi pembelajaran di era industri 4.0. Dapat dimanfaatkan oleh siswa dan guru Pendidikan PAUD, SD, SMP, SMA/SMK, dan SLB,” ucapnya.

Dengan menggunakan Rumah Belajar,  diharapkan siswa dapat belajar di mana saja, kapan saja dengan siapa saja. 

“Terlebih, seluruh konten yang ada di Rumah Belajar dapat diakses dan dimanfaatkan secara gratis,” tandas RR Martiningsih.

Dijelaskan dalam Rumah Belajar terdapat fitur utama yang berisi bank soal, sumber belajar, kelas digital hingga lab maya, yang kesemuanya dapat digunakan secara gratis. 

Termasuk dalam pembuatan media pembelajaran bagi siswa.

“Didalamnya fitur sumber belajar menyajikan materi ajar bagi siswa dan guru berdasarkan kurikulum. Materi ajar disajikan secara terstruktur dengan tampilan yang menarik dalam bentuk gambar, video, animasi, simulasi, evaluasi, dan permainan,” ucapnya.

Kemudian di fitur bank soal, pengguna bisa mengakses kumpulan soal dan materi evaluasi siswa yang dikelompokkan berdasarkan topik ajar. Tersedia juga berbagai akses soal latihan, ulangan, dan ujian.

Selain itu juga masih ada beragam fitur lainnya, yang bisa dimanfaatkan oleh pengguna, termasuk guru dalam membuat media pembelajaran yang menarik.

Penulis : arr
Editor   : edt