Kecelakaan Karambol. Truk Puso Alami Rem Blong, Satu Orang Meninggal Adalah Anggota Intel Polres Salatiga


KARAMBOL : Kecelakaan karambol terjadi di JLS Salatiga, Senin (29/11). Foto: Ernawaty

SALATIGA, WAWASANCO. Kecelakaan karambol disebabkan truk Puso mengalami rem blong mengakibatkan seorang meninggal dunia terjadi di Jalan Lingkar Selatan (JLS) Salatiga, Senin (29/11) malam.  

Belakangan diketahui, jika seorang pengendara mobil pribadi yang terlibat kecelakaan dinyatakan meninggal dunia adalah anggota Intel Polsek Argomulyo Polres Salatiga Bripka Yumri. 

Sedangkan 3 orang lainnya, mengalami luka ringan yang saat ini tengah dilarikan di RSUD Salatiga beberapa jam setelah tabrakan beruntun terjadi.

Kecelakaan mengerikan melibatkan sejumlah kendaraan berat dan pribadi alias karambol itu, menyebabkan muatan truk Puso dengan plat Nomor W 9847 UY tumpah ke jalanan hingga membuat arus kendaraan dari arah Solo ke Semarang macet. 

Hingga Selasa (30/11) dini hari, sejumlah petugas Satlantas Polres Salatiga dibantu warga masih berupaya mengevakuasi sisa-sisa barang muatan yang tumpah dan menutupi Jalan Baru (JB) Salatiga itu. 

Ada pun daftar kendaraan yang terlibat yakni satu truk kontainer dengan plat Nomor W 9847 UY, satu kendaraan bermotor, dua Mobil Suzuki Karimun, dan satu  Colt Diesel dan satu Mobilio. 

Seorang anggota Polisi Polres Salatiga yang enggan disebutkan identitasnya menyebutkan, korban meninggal jika Bripka Yumri tengah mengendarai mobil Karimun. 

"Yang meninggal Bripka Yumri, anggota Intel Polsek Argomulyo," kata seorang anggota Polisi di lokasi kejadian meminta media mengkonfirmasi langsung ke Humas Polres Salatiga AKP Slamet Hari Trianto. 

 Sementara, Kasi Humas Polres Salatiga AKP Slamet Hari Trianto belum dapat dikonfirmasi. 

Menurut keterangan sejumlah saksi mata yang mengetahui kejadian itu, kecelakaan Karambol di JLS pada malam hari ini. 

"Ngeri, kecelakaan karambol terjadi tepatnya di daerah Gamol, Kecandran, Sidomukti. Kondisi jalan pas ramai lancar," Rahmat, seorang warga ditemui di lokasi kejadian tengah menyaksikan proses evakuasi. 

Kuat dugaan, kecelakaan karambol tersebut disebabkan karena truk kontainer dengan plat Nomor W 9847 UY kontainer mengalami rem blong.

"Truk Puso yang melaju dari arah Solo menuju Semarang dengan kecepatan kencang, sepertinya rem blong akhirnya menabrak sejumlah kendaraan lainnya di depannya," ujar Zainal, seorang warga ditemui di lokasi kejadian. 

Sementara saat melaju di jalanan menurun, di depan truk terdapat beberapa kendaraan lainnya. 

 Saat melintasi daerah Gamol truk kontainer menghantam sejumlah mobil dan truk. Akhirnya truk terguling dan menimpa satu mobil. 

Belakang, sopir truk Fuso yang menjadi pangkal kecelakaan beruntun melibatkan 6 kendaraan ini melarikan diri. Kasus ini masih ditangani Satlantas Polres Salatiga. 

 

Penulis : ern
Editor   : edt