Polres Salatiga Berhasil Tekan Tindak Kejahatan, Laka Lantas Meningkat

  • Anev Gangguan Kamtibmas Selama Tahun 2021

PAPARAN : Kapolres Salatiga AKBP Indra Mardiana saat papar dihadapan media, di Pendopo Mapolres Salatiga, Jumat (31/12). Foto: Ernawaty

 

SALATIGA, WAWASANCO. Polres Salatiga berhasil menekan kasus tindak kejahatan selama tahun 2021 di wilayah hukumnya. Namun berbanding terbalik,  kasus kecelakaan lalulintas (Laka Lantas) justru mengalami peningkatan. 

Hal ini adalah Anev gangguan Kamtibmas yang dibeberkan Kapolres Salatiga AKBP Indra Mardiana S.H, S.I.K, M.Si di Pendopo Mapolres Salatiga, Jumlah (31/12). 

Kapolres menerangkan, Anev tahun ini ada beberapa kasus menonjol selama tahun 2021 adalah Penggelapan  Lelang Arisan Online, Penyebaran Video Asusila, Pemalsuan Surat dan Persetebuhan dengan korban anak dibawah umur. 
"Dan untuk kasus menonjol tersebut saat ini sudah P21," jaya Kapolres.  

didampingi Jajaran Pejabat Utama Polres Salatiga menjelaskan pengungkapan kasus menonjol, capaian Polres Salatiga dan pengaduan masyarakat.

"Untuk Gangguan Kamtibmas dengan berbagai jenis tindak  kejahatan untuk tahun 2021 sejumlah 95 Laporan dan berhasil diselesaikan 93, mengalami penurunan yang cukup signifikan dari tahun 2020," tandasnya. 

Ada pun lapor yang diterima berjumlah 164 dan berhasil diselesaikan 150 kasus. Sedangkan untuk kasus Laka Lantas mengalami peningkatan. 

Dimana, pada tahun 2020 terdapat 222 kasus dengan korban 8 orang meninggal dunia. Sementara, untuk tahun 2021 sebanyak 242 kasus dengan korban meninggal dunia sebanyak 18 orang. 

"Namun untuk jumlah pelanggaran mengalami penurunan dari 17.443 menjadi 11.893," ucapnya. 

Selain tentunya, Polres Salatiga juga telah menindak lanjuti pengaduan masyarakat terhadap Anggota Polri dari 2 pelaporan namun tuntas diselesaikan. 

Perihal capaian Polres Salatiga, Kapolres Salatiga menjelaskan bahwa Polres Salatiga menjadi Polres tercepat dan terakurat ke 6 dalam penyaluran BTPKLW (Bantuan Tunai Pedagang Kaki Lima dan Warung), dan Vaksinasi Presisi dari target 20 persen sudah 50 persen lebih. 

"Dari total keseluruhan sudah lebih dari 120 persen yang dilaksanakan Kota Salatiga," pungkasnya. 

 

Penulis : ern
Editor   : edt