Tahun 2022, Pemkot Salatiga Targetkan Penurunan Tingkat Pengangguran Terbuka 5,73%


MENEMPELKAN : Wali Kota Salatiga Yuliyanto saat menempelkan telapak tangan pada biometric scanner untuk verifikasi sekaligus menandai dimulainya kegiatan Tahun 2022, di Kantor Pemkot Salatiga, Senin (3/1). Foto : Ernawaty

 

SALATIGA, WAWASANCO. Wali Kota Salatiga mengatakan, Pemkot Salatiga menargetkan penurunan Tingkat Pengangguran Terbuka di tahun 2022 sebesar 5,73%. Sarasehan, di Kantor Pemkot Salatiga, Senin (3/1).

Sarasehan dihadiri Jajaran Forkopimda beserta Sekretaris Daerah, Asisten Sekda dan Staf Ahli Wali Kota, Kepala Perangkat Daerah terkait, Kepala Instansi Vertikal dan Direktur BUMD.

Ditengah Sarasehan, Wali Kota juga mengumumkan jika Sekretariat Daerah Salatiga adalah OPD dengan serapan Anggaran Tertinggi mencapai 81,25%.

Disusul peringkat kedua, Diskominfo dengan serapan 93,85% serta Dinkop UKM dengan serapan 92,19%.

Atas keberhasilan itu, Wali Kota memberikan reward anggaran.
"Untuk Sekwan diatas 20 Miliar karena mencapai serapan 81,25%. Untuk anggaran 10-20 Miliar diraih Diskominfo dengan serapan 93,85%. Sedangkan, untuk anggaran dibawah 10 Miliar diraih oleh Dinkop UKM dengan serapan 92,19%," ungkapnya.

Pemberian penghargaan tersebut, diakui Wali Kota, sebagai reward atas kinerja dari perangkat daerah yang semakin meningkat, sekaligus sebagai alat untuk memacu perangkat daerah lainnya, agar melaksanakan kegiatan sesuai dengan perencanaan secara efektif dan efisien, mengingat, anggaran merupakan instrumen vital.

Lebih jauh Wali Kota mengungkapkan, realisasi penyerapan anggaran dari OPD secara keseluruhan pun terbilang tinggi. Yang artinya, perangkat daerah semakin baik dalam menjalankan tugas-tugasnya.

Ia juga meminta seluruh perangkat daerah agar segera menyusun Rencana Strategis Perangkat Daerah (Renstra PD) Kota Salatiga Tahun 2023-2026.

Sebagaimana amanat dari Instruksi Menteri Dalam Negeri Nomor 70 Tahun 2021 tentang Penyusunan Dokumen Perencanaan Pembangunan Daerah dengan Masa Jabatan Kepala Daerah Berakhir pada Tahun 2022.
"Serta dapat terselesaikan dengan baik sebelum sebelum periode kepemimpinannya berakhir," imbuhnya.

Meskipun sempat terseok akibat munculnya gelombang kedua Pandemi COVID-19 namun pantas disyukuri di Tahun 2021 telah terjadi penguatan yang signifikan di berbagai elemen jika dibandingkan dengan tahun sebelumnya.

Untuk itu, ada sejumlah target yang hendak diwujudkan Pemkot Salatiga di tahun 2022 ini.

"Untuk target pembangunan di Tahun 2022 meliputi pertumbuhan ekonomi sebesar 1-5,45%; penurunan angka kemiskinan sebesar 4,7%; peningkatan IPM menjadi 84,2%; penurunan Tingkat Pengangguran Terbuka sebesar 5,73%," papar Wali Kota.

Sementara, perihal capaian Indeks Pembangunan Gender Yuliyanto menargetkan sebesar 97,2 persen. Dan pertumbuhan nilai investasi sebesar 3%.

Ia pun bersyukur, tahun 2021 mulai dari sektor kesehatan, baik dalam hal infrastruktur, ketersediaan alkes, maupun SDM yang selalu siap melayani.

Begitu pula dengan lembaga lintas sektor yang semakin terkonsolidasi dan bekerja secara responsif.

Didukung kegotongroyongan, kesadaran, dan partisipasi masyarakat yang juga semakin meningkat, baik dalam penerapan protokol kesehatan, pola hidup sehat, pelaksanaan vaksinasi, dan lain sebagainya menjadikan Kota Salatiga mampu beradaptasi, bangkit, dan menyelesaikan fokus pembangunan Tahun 2021 

"Penguatan-penguatan itu hingga akhirnya menyelesaikan fokus pembangunan Tahun 2021 mampu diikuti dengan sederet raihan penghargaan, seperti perolehan Sertifikat Eradikasi Frambusia, Opini WTP selama lima tahun berturut-turut," tuturnya.

Selain itu, ada juga penghargaan Kota Layak Anak Kategori Madya, Penghargaan Kota Kreatif Indonesia, Penghargaan Indeks Daya Saing Daerah Kategori Sumber Daya Manusia, Penghargaan Kota Kecil dengan Masyarakat Cerdas, Penghargaan Kota Kecil dengan Kesehatan Cerdas, Penghargaan Inovasi Pelayanan Publik, Indeks Pembangunan Manusia Tertinggi se-Jawa Tengah, Angka Kemiskinan Terendah se-Jawa Tengah, dan masih banyak lagi.

Pembangunan secara fisik, aku Wali Kota, juga berjalan dengan lancar dan selesai tepat waktu.  Diantaranya, pembangunan Pasar Rejosari, Taman Cerdas, Alun-alun TWSS, trotoar di Jalan Hasanudin, pengadaan LPJU, penataan kawasan kumuh, pengadaan sanitasi, peningkatan struktur jalan, dan beberapa rehabilitasi gedung lainnya.

Pada akhirnya, Wali Kota memberikan apresiasi sekaligus ucapan terima kasih kepada Wakil Wali Kota yang sudah hampir 10 tahun bersama-sama melayani masyarakat, sehingga pembangunan dapat berjalan dengan lancar.

"Juga kepada Ketua DPRD atas jalinan kerja sama yang harmonis, sehingga tugas dan tanggung jawab eksekutif-legislatif dapat terselenggara dengan baik. Begitu pun dengan segenap Jajaran Forkopimda atas kekompakan dan sinergi yang telah dibangun, sehingga kondusifitas wilayah Kota Salatiga secara keseluruhan dapat terpelihara," imbuh Yuliyanto.

Di akhir Sarasehan, Wakil Wali Kota Salatiga, Dr Muh Haris M.Si memaparkan Arah Kebijakan Pembangunan Kota Salatiga Tahun 2022 menuju Salatiga Hati Beriman yang SMART.

 

Penulis : ern
Editor   : edt