Jalan Tol Bawen-Jogja Dibangun mulai tahun ini


alan tol Bawen-Yogyakarta telah lama ditunggu masyarakat mengingat kepadatan arus kendaraan di jalur Bawen-Magelang-Yogyakarta semakin tinggi. (Tri Budi Hartoyo)

KOTA MUNGKID, WAWASANCO-  Proyek jalan tol Bawen-Yogyakarta di Kabupaten Magelang bakal dikerjakan mulai awal 2023. Sedang tahap awal dilakukan di wilayah Yogyakarta, mulai Agustus mendatang.

 

Menurut Kabid Penataan Ruang Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (DPUPR) Kabupaten Magelang, Adang Ludantoro, saat ini baru dalam tahap konsultasi publik pengadaan tanah.

 

"Konsultasi publik di Magelang telah dilakukan di perbatasan dengan wilayah Yogyakarta, Senin (10/01/2022) lalu, tepatnya di Desa Pekunden, Kecamatan Ngluwar," kata Adang, Rabu (12/01/2022.

 

Dalam pertemuan itu, banyak warga desa dekat perbatasan dengan DI Yogyakarta menyatakan rela dan setuju melepas hak atas kepemilikan tanah untuk proyek strategis nasional (PSN) tersebut.

 

Kepala Desa Pakunden, Sujadi, menyebut, ada 230 bidang tanah di desanya bakal terdampak proyek jalan tol. Dari jumlah itu, 150 kepala keluarga  menyambut baik kabar itu. 

Dia mencatat, di Dusun Candi terdapat 11 rumah bakal terdampak dan selebihnya berupa tegalan dan sawah.

 

Menurut Sujadi, pihaknya akan memfasilitasi warga dalam proses administrasi status tanah waris dan lainnya. Dia juga mengimbau, warga jangan sungkan bertanya kepada pemdes, agar tidak termakan isu yang tidak benar.

 

Kabid Pertanahan Disperakim Provinsi Jawa Tengah Endro Hudiyono mengatakan, konsultasi publik merupakan tahap awal. Ia meminta warga turut berpartisipasi aktif. Di antaranya ikut serta dalam pengukuran tanah dan penentuan batas tanah.

 

“Setelah itu nanti overlay dilanjutkan pematokan tanda batas, lalu penetapan lokasi (dilakukan Gubernur Jateng Ganjar Pranowo) selambatnya pada Maret 2022. Karena jadwal padat, maka di Magelang kita lakukan maraton, selanjutnya menyusul Kabupaten Semarang,” paparnya.

 

Kepala TU PPK Jalan Tol Bawen-Yogyakarta, Heru Budi Prasetyo mengatakan, panjang jalan bebas hambatan tersebut adalah 76 kilometer.

 

Jawa Tengah menjadi wilayah yang paling banyak terdampak, yakni kota dan Kabupaten Magelang, Temanggung dan Kabupaten Semarang. Selain itu, ada 62 desa/ kota yang terdampak pembangunan tol tersebut.

 

“Dari panjang 76 kilometer, 68 kilometer berada di Jawa Tengah. 50 kilometer di wilayah Magelang dan 18 kilometer di Kabupaten Semarang. Adapun di Kota Magelang dan Temanggung terdampak sedikit pada exit tol,” ujarnya.

 

Terkait pembangunan fisik, Heru menyebut akan dikerjakan sekitar Agustus 2022, mulai ruas di Provinsi DI Yogyakarta. Sementara, untuk pembangunan fisik di Jateng diperkirakan pada awal 2023. (

Penulis : tbh
Editor   : edt