Sekda Salatiga Terpilih Sebagai Ketua Dewan Pengurus KORPRI Kota Salatiga 


MENANDATANGANI : Wakil Ketua Dewan Pengurus KORPRI Provinsi Jateng Drs. Budi Santoso, M.Si, ditengah saat menandatangani Pengukuhan Dewan Pengurus KORPRI Kota Salatiga Masa Bhakti 2022-2027, di Ruang Kaloka Gedung Setda Lt 4 Salatiga, Selasa, (18/1). Foto : Ernawaty

SALATIGA, WAWASANCO. Sekda Kota Salatiga Ir Wuri Pujiastuti MM terpilih sebagai Ketua Dewan Pengurus KORPRI Kota Salatiga Masa Bhakti 2022-2027. 

Mencuatnya nama Wuri Pujiastuti sesaat hasil Musyawarah Kota (Muskot) yang berlangsung tidak sampai 2 jam lamanya. 

"Selamat kepada Ir. Wuri Pujiastuti, MM, yang terpilih secara aklamasi sebagai Ketua Dewan Pengurus KORPRI Kota Salatiga Masa Bhakti 2022-2027," kata Wakil Ketua Dewan Pengurus KORPRI Provinsi Jawa Tengah, Drs. Budi Santoso, M.Si, ditengah Pengukuhan Dewan Pengurus KORPRI Kota Salatiga Masa Bhakti 2022-2027, di Ruang Kaloka Gedung Setda Lt 4 Salatiga, Selasa, (18/1). 

Budi pun mengaku sangat mengapresiasi Kota Salatiga sebagai pelaksana Musyawarah Kota (Muskot) yang tercepat diantara kota dan kabupaten lainnya. 

Dimana, di daerah lain membutuhkan waktu hingga 4 jam, maka Kota Salatiga tidak sampai 2 jam.
"Artinya, ada komitmen yang kuat dari Pemerintah Kota Salatiga, untuk secara aklamasi memilih Sekda sebagai Ketua DP KORPRI, karena Sekda yang dinilai memiliki pola karir tertinggi," tandasnya. 

Tak hanya itu, lanjut dia, Muskot Korpri selain menjadi salah satu mekanisme organisasi, agenda tersebut juga menjadi sangat penting untuk mengevaluasi berbagai program kerja yang telah dilaksanakan, sekaligus merancang agenda yang akan dilakukan ke depan.

"Maka, disinilah perlunya kita untuk jeli menyikapi permasalahan yang terjadi di masyarakat, dan kemudian menginventarisir hingga memformulasikan solusinya,” tandas Budi 

Apresiasi serupa disampaikan Wali Kota Salatiga Yuliyanto. Ditujukan kepada KORPRI Kota Salatiga atas dedikasi dan kerja kerasnya dalam melayani masyarakat termasuk menjalankan roda pembangunan serta roda pemerintahan. 

Langkah Pemkot Salatiga dalam hal subsidi perumahan KORPRI diharapkannya dapat menjadi pilot project bagi kabupaten/kota se-Jawa Tengah. 

"Pak Wali, mohon ijin, karena memang luar biasa KORPRI di Kota Salatiga ini  untuk menjadi percontohan di kabupaten kota lainnya di Jateng," papar Budi.

Ia menerangkan, pengalaman di Provinsi, mencoba menjual rumah KORPRI murah namun kurang begitu laku. Karena semurah-murahnya rumah KORPRI yang dijual, masih dianggap terlalu berat bagi ASN di Lingkungan Provinsi Jawa Tengah. 

Ia berkeyakinan, KORPRI Salatiga akan menjadi role model pelayanan prima kepada masyarakat yang tidak sekedar cepat, mudah, murah dan ramah, namun tetep mengedepankan profesionalitas.

Budi pun sangat mengapresiasi langkah Pemkot Salatiga dalam hal subsidi kematian dan subsidi perumahan KORPRI di bawah komando Wali Kota Salatiga, yang perhatiannya sangat luar biasa. 

Mengingat, pengadaan rumah KORPRI memang seharusnya besubsidi yang benar-benar subsidi, dan yang benar-benar murah. 

Kepada Pengurus KORPRI Kota Salatiga, Budi Santoso meminta untuk terus menggiatkan interaksi dengan berbagai pihak, untuk kemudian bisa bersinergi dan berkolaborasi. 

Mendukung hal itu, Budi mengingatkan perlu selalu memupuk komitmen dan jiwa korsa. 

Sementara, Wali Kota Salatiga, Yuliyanto, SE, MM, menyebutkan bahwa, sudah menjadi keinginan pemerintah untuk mendirikan perumahan KORPRI di setiap kecamatan. 

Meskipun saat ini baru terealisasi di 2 kecamatan (Sidomukti dan Argomulyo). Diharapkan, pada tahun berikutnya bisa terwujud perumahan bagi pegawai negeri di Kecamatan Tingkir dan Sidorejo, karena konsepnya sudah jelas.

"Pasaran perumahan di Salatiga pada waktu itu hampir mencapai 200 juta, tetapi perumahan PNS masih di bawah 100 juta," terang Wali Kota

Diujung agenda Pengukuhan, Wali Kota Salatiga Yuliyanto bersama Forkopimda, menyerahkan santunan KORPRI secara simbolis kepada anak yatim di Kecamatan Tingkir.

Penulis : ern
Editor   : edt