Masih 3.500 Anak Usia 6-11 Tahun Belum Divaksin di Salatiga


MENDAMPINGI : Kepala Dinas Pendidikan Yuni Ambarwati saat menandingi seorang siswa menjalankan vaksinasi massal di Mapolres Salatiga, Rabu (19/1). Foto: Ernawaty

SALATIGA, WAWASANCO. Masih ada sekitar 3.500-an anak usia 6-11 tahun di Salatiga yang belum divaksin.

Hal ini disampaikan Kepala Dinas Pendidikan (Disdik) Kota Salatiga Yuni Ambarwati saat memantau kegiatan vaksinasi Merdeka Anak Usia 6-11 tahun di Polres Salatiga, Rabu (19/1).

Tampak hadir pula Kapolres Salatiga AKBP Indra Mardiana serta sejumlah perwira di lingkungan Mapolres Salatiga.

Yuni Ambarwati menuturkan, 3.500 anak yang belum divaksin atau sekitar 25 persen dari total siswa SD di Salatiga.

"Siswa SD di Salatiga dengan total 16.999 anak hingga Rabu (19/1) ini terkonfirmasi dari data Dinas Kesehatan Kota (DKK) belum divaksin sekitar 25 persenan," ucapnya.

Sejauh ini, aku dia, 25 persen Siswa yang belum divaksin sebelumnya menjalankan program Bulan Imunisasi Sekolah (BIAS). Dimana, siswa yang menjalankan BIAS adalah kelas 1,2 dan 5 SD.

Sehingga, sesuai ketentuan Dinas Kesehatan siswa yang usai menjalankan BIAS setidaknya menunggu dua Minggu kemudian baru dapat diberikan vaksin Covid-19.

Ditambahkan Yuni, Dinas Pendidikan Salatiga bersama Polres Salatiga dan Dinas Kesehatan berupa melakukan percepatan vaksinasi anak usia 6-11 tahun.

"Polres Salatiga saat ini terus gencar melakukan percepatan vaksinasi anak usia 6-11 tahun," pungkasnya.

Sementara, ditempat terpisah Kapolres Semarang AKBP Yovan Fatika H A, SIK, MH tetap waspada meski saat ini Kabupaten Semarang berada di level I PPKM Covid-19.

"Jangan terlena akan situasi saat ini, Prokes tetap menjadi kewajiban, vaksin terus dilakukan, dan yang tak kalah pentingnya skrining dengan melakukan swab secara Random kepada masyarakat," kata Kapolres Semarang AKBP Yovan Fatika H A, SIK, MH saat ditemui awak media di sela kegiatan pemantauan akselarasi vaksinasi merdeka anak di Terminal Bawen, Rabu (19/1). 

Ia juga mengimbau jajaran Polres Semarang menurunkan intensitasnya dalam pengawasan kegiatan masyarakat. Perintah ini langsung ditindaklanjuti Kapolsek Ungaran AKP Gunawan Wibisono S.Kom, SIK.

Melalui Bhabinkamtibmas Kelurahan Gedanganak Aipda Aji Budi S. SH melakukan kegiatan skrining di beberapa perusahaan di Ungaran. 

Penulis : ern
Editor   : edt