1 Orang Bebas Langsung, 68 Rutan Salatiga Terima Remisi Idul Fitri 2022


MENERIMA : Sebanyak 68 orang Warga Binaan (Wabin) Rumah Tahanan Negara (Rutan) Kelas IIB Salatiga menerima remisi khusus hari Raya Idul Fitri Tahun 2022 ini, Senin (2/5). Foto:Ernawaty

 

SALATIGA, WAWASANCO. Satu orang Warga Binaan (Wabin) Rumah Tahanan Negara (Rutan) Kelas IIB Salatiga dinyatakan bebas langsung di hati kemenangan Idul Fitri Tahun 2022 ini, Senin (2/5). 

Sedangkan, 67 Wabin lainnya mendapat remisi khusus. Setelah sebelumnya, Rutan Salatiga mengajukan 70 Wabinnya untuk remisi lebaran. 

Hal ini diungkap Kepala Rutan Salatiga Andri Lesmano usai menyerahkan langsung berkas remisi  kepada perwakilan penerima warga binaan di selasar Rutan Kelas IIB Salatiga.

Kepada wartawan, Andri menjelaskan resmisi yang banyak dinanti para narapidana yang tengah menjalankan hukuman dari negara berdasarkan Surat Keputusan Menteri Hukum dan HAM RI. 

"Keputusan 68 orang Wabin penerima Remisi ini tertuang dalam Surat Keputusan Menteri Hukum dan HAM RI," tandas Kepala Rutan Salatiga Andri Lesmano. 

Ia menjelaskan, Remisi khusus yang diterima oleh puluhan warga binaan Rutan Salatiga pada hari ini berkisar antara 15 hari hingga 1 Bulan 15 Hari. 

Dan semua layanan di Rutan Salatiga gratis tidak dipungut biaya apapun salah satunya pemberian remisi

Ada pun, Wabin yang mendapat remisi khusus Hari Raya Idul Fitri tahun 2022 rata-rata terjerat perkara narkotika, penggelapan, perlindungan anak, penipuan serta pencurian.

"Ada juga yang pada hari ini langsung bebas di hari kemenangan Idul Fitri ini sebanyak 1 warga binaan," imbuhnya. 

Ia berharap, Wabin yang menerima remisi selain memacu semangat warga binaan untuk meningkatkan kedisiplinan, mematuhi setiap peraturan juga tetap menjalankan ibadah dengan lebih tekun walaupun dalam keadaan yang terbatas di Rutan.

Sedangkan Humas Rutan Salatiga Nurhadi menambahkan, ke-68 warga binaan yang mendapat remisi telah memenuhi persyaratan. 

beberapa persyaratan yang harus dipenuhi antara lain, menjalani minimal 6 bulan pidana, berkelakuan baik, dengan dibuktikan tidak pernah melanggar aturan dan tidak mendapat catatan register pelanggaran serta mengikuti program pembinaan.

"Syarat penerimaan remisi sebagaimana diamanatkan dalam regulasi yang berlaku secara administratif maupun substantif," ungkapnya. 

 

Penulis : ern
Editor   : edt