Evaluasi Arus Mudik Lebaran Tahun 2022, Kepala Dishub Salatiga :  Peminat Jalur Alternatif Masih Kurang


MEMANTAU : Kepala Dishub saat memantau kendaraan melintas di Exit Tol Tingkir Salatiga bersama Kapolres Salatiga AKBP Indra Mardiana. Foto: Ernawaty

SALATIGA, WAWASANCO. Kepala Dinas Perhubungan (Dishub) Kota Salatiga Sri Satuti mengatakan, sepanjang arus mudik lebaran tahun 2022 peminat jalur alternatif bagi pemudik masih kurang.  

"Pemudik masih dominan melalui jalur utama maupun akses masuk tol," ungkap Sri Satuti kepada wartawan, Senin (9/5). 

Akibatnya, kepadatan dan kemacetan arus mudik terjadi di akses exit tol menuju ke simpang Tingkir dikarenakan lebar jalan yang kurang dapat menampung jumlah kendaraan yg melalui jalur tersebut.

Dari hasil evaluasi Dishub Salatiga, ia mencatat sebanyak 35.584 kendaraan/ harinya melintasi Kota Salatiga. 

Jumlah itu, diakuinya merupakan angka tertinggi sejak Tol Tingkir dioperasionalkan atau lima tahun terakhir. 

Satuti menerangkan, jumlah kendaraan yang melintas di Salatiga selama arus mudik Lebaran 2022 sangat fluktuatif. 

Berdasarkan hasil evaluasi selama arus mudik dan balik lebaran 2022 di wilayah Kota Salatiga, Dishub Salatiga mencatatkan keluar masuk kendaraan sejak H-7 hingga H+7 lebaran tahun 2022. 

"Untuk volume lalu lintas di Salatiga mengalami fluktuasi pada tanggal 29 April sampai dengan tanggal 30 April mengalami kenaikan hingga 19 persen," ungkapnya. 

Disusul, tanggal 30 April ke tanggal 1 Mei 2022, mengalami penurunan sebanyak 18 persen. 
"Penurunannya hingga tanggal 4 Mei turun 2 persen," ujarnya. 

Kondisi kembali mengalami kenaikan memasuki tanggal 5 Mei sebanyak 35 parsen. Dan terus mengalami kenaikan dari tanggal 6-7 hingga 8 Mei sebesar 17 persen. 

Sementara, untuk kendaraan yang melintas pada tanggal 5 Mei atau H+3 lebaran adalah puncak tertinggi jumlah yang kendaraan melintas di Salatiga yakni sebanyak 35.584 kendaraan/ harinya.   

Kemudian pada tanggal 7 Mei 2022 saat puncak arus balik lebaran mencapai 33.473 kendaraan/ hari. 

Kondisi kembali normal pada dua hari terakhir, yakni 27.726 kendaraan / per hari. 

"Sebelum ada tol lebih pada karena arus lalin tujuan Solo, Sragen dan Jatim semua melintas kota Salatiga. Setelah adanya tol jumlah kendaraan kepadatan sdh terurai," ungkapnya. 

Sementara, terkait evaluasi pengamanan sudah berjalan sesuai dengan rencana. Koordinasi dan komunikasi  dengan Polri-TNI berjalan dengan baik, bahu membahu sesuai rencana. 

Begitu pula terkait MRLL melalui jalur alternatif yang disediakan  berjalan sesuai dengan rencana. 

Penulis : ern
Editor   : edt