Jika Ditemukan PMK, Polres Semarang 'Melockdown' Lokal Arus Perdagangan Hewan


MENDATANGI : Personil Polres saat mendatangi peternakan di wilayah Kabupaten Semarang, Rabu (11/5). Foto : Ernawaty

UNGARAN, WAWASANCO. Polres Semarang akan 'melockdown' lokal terkait arus perdagangan hewan ternak apabila ada terindikasi atau ditemukan kasus PMK di suatu wilayah/Desa di Kabupaten Semarang. 

"Hal ini kami lakukan sebagai upaya Pencegahan Penyakit Mulut dan Kuku (PMK) jajarannya gencar memberikan sosialisasi kepada peternak di wilayah Kabupaten Semarang," kata Kapolres Semarang AKBP Yovan Fatika H A, SIK, MH, di Kabupaten Semarang, Rabu (11/5). 

Diungkapkan Kaporles, Polri bersama Dinas Pertanian bersinergi mengawasi serta mensosialisasikan serta melakukan pencegahanakan munculnya Penyakit Mulut dan Kuku (PMK) pada hewan ternak Sapi di wilayah Kabupaten Semarang

Upaya 'lockdown' lokal sesuai petunjuk arahan Kapolri untuk pencegahan penyebaran Virus PMK baik sapi yang didatangkan dari luar wilayah maupun yang keluar dari wilayah Kab. Semarang. 

"Untuk itu, kami mengimbau agar peternak tetap jaga kesehatan hewan dan ternak serta kebersihan kandang. Termasuk berkoordinasi dengan pihak kepolisian, dinas kesehatan atau dokter hewan setempat," tandasnya. 

Kepada masyarakat khususnya di Kabupaten Semarang, untuk tidak panik akan munculnya PMK.  

 

Penulis : ern
Editor   : edt