Wisuda ke-71, Ini Pesan Rektor UPGRIS untuk Para Wisudawan


SEMARANG, WAWASANCO - Kemauan belajar, kemampuan belajar (pembelajar), kreativitas, kolaborasi, dan mandiri, menjadi syarat bagi para wisudawan untuk bisa sukses di abad 21. 

"Penguasaan ilmu pengetahuan dan teknologi harus didukung soft skills, untuk itulah pendidikan  saat ini harus mampu menghasilkan lulusan yang beriman bertaqwa kepada Tuhan yang Maha Esa dan berahlak mulia, bernalar kritis, kreatif, mandiri, gotong royong, berkebinekaan global (Profil pelajar Pancasila)," papar Rektor Universitas PGRI Semarang (UPGRIS) Dr Muhdi SH MHum.

Hal tersebut disampaikannya dalam Wisuda ke-71 UPGRIS, yang digelar di Balairung Kampus I Sidodadi Semarang, Sabtu, 14 Mei 2022.

"Para wisudawan, kalian adalah sekelompok kecil yang memperoleh anugerah dan keberuntungan dari generasi seusia saudara, karena baru 31 % yang dapat menikmati bangku kuliah dan lulus. Saat ini Pemerintah mentargetkan pada tahun 2035 sebesar 50% generasi muda berpendidikan minimal Sarjana, agar Indonesia mampu menjadi negara maju," lanjutnya.

Untuk itu syukuri, nikmat kuliah dan lulus dari UPGRIS ini sebagai sarjana, magister, dan songsong masa depan yang gemilang dengan penuh pengabdian di seluruh pelosok tanah air Indonesia yang begitu luas, kaya, penduduknya besar dan membutuhkan kehadiran anak muda terdidik seperti saudara untuk mencerdaskan dan membangun bangsa, bahkan dunia. 

"Kami yakin, kehadiran saudara akan memberikan makna/ manfaat demi tumbuhnya sejuta kebajikan di tengah-tengah masyarakat. Karena kalian adalah jiwa-jiwa terdidik, yang terlahir melalui proses pembelajaran, pelatihan, pembentukan sikap kepribadian yang panjang di UPGRIS ini, pastikan dimanapun saudara akan selalu memberikan makna bagi kehidupan," tandas Muhdi.

Dalam kesempatan tersebut, Rektor juga menyampaikan jika UPGRIS terus dapat beradaptasi dengan perkembangan, termasuk pada saat diberlakukannya kebijakan Merdeka Belajar Kampus Merdeka.

Hasilnya, UPGRIS salah satu PTS di Jawa Tengah yang memperoleh hibah terbanyak, termasuk Penelitian dan Pengabdian MBKM 2021.

Dalam Penelitian dan Pengabdian Masyarakat, UPGRIS  memperoleh penghargaan LLDIKTI VI sebagai Institusi penerima hibah terbanyak/peringkat 1 Jawa Tengah (PTN-PTS) dan ke-7 Nasional bidang Penelitian Klaster Utama.

Sementara,  di bidang  pengabdian masyarakat  UPGRIS meraih penghargaan penerima hibah terbanyak ke-2 PTS LLDIKTI Wilayah VI dan ke-7 Nasional, bahkan pada pengumuman peraih hibah Pengabdian masyarakat yang baru saja diumumkan UPGRIS menjadi peraih hibah terbanyak LLDIKTI Wilayah VI. 

Dalam program KKN Tematik Covid 19 tahun 2020 UPGRIS meraih penghargaan dari Kemdikbudristek sebagai Perguruan Tinggi dengan peserta terbanyak Nasional. 

Sedangkan dari pemeringkatan Webometric, UPGRIS masuk 100 besar PT terbaik pada posisi ke 92. 

"Selain itu, dalam pemeringakatan Perguruan Tinggi oleh Kemdikbudristek melalui SIMKATMAWA 2021 , yang menilai  Aspek Kelembagaan, SDM, Sarpras, Pembiayaan, Penghargaan Prestasi, Kegiatan Kewirausahaan, Pertukaran mahasiswa Nasional dan Internasional,  Pengabdian Masyarakat,  Pembinaan Mental Kebangsaan dan Rekognisi tahun 2021. UPGRIS meraih peringkat 21 Nasional (Universitas)  untuk semua katagori  (liga 1-4) dan Peringkat 11 Nasional  (Universitas) pada Liga2 (jumlah mahasiswa 5 ribu -18 ribu). Sebagaimana tujuan SIMKATMAWA, peringkat tersebut menggambarkan mutu UPGRIS," tegas Muhdi.

Dalam kesempatan tersebut, Muhdi pun berharap para wisudawan dapat membawa keilmuan yang didapatkan di kampus untuk dimanfaatkan dalam kehidupan bermasyarakat.

"Kepada para wisudawan saya berpesan, bawalah obor perubahan ke mana pun saudara pergi, mengabdi,  membangun masyarakat dan negeri. Kami akan terus berdoa untuk kesuksesan kalian, dan akan terus membangun kampus UPGRIS dengan melakukan inovasi, sehingga saudara bangga mengaku menjadi alumni UPGRIS," pungkasnya. ***

Penulis : arr
Editor   : edt