PDAM Salatiga Menopang Pendapatan Daerah Rp 3 Miliar


Sekda Kota Salatiga Ir Wuri Pujiastuti, MM. Foto : Ernawaty

SALATIGA, WAWASANCO- Sekda Kota Salatiga Ir Wuri Pujiastuti, MM menyebutkan, Tahun 2021 lalu PDAM Kota Salatiga menopang pendapatan daerah Kota Salatiga sebesar Rp 3 milyar.

"Karena pendapatan yang berasal dari provinsi sudah sangat berkurang, maka kenaikan tarif ini jelas bukan untuk kepentingan pribadi melainkan untuk kepentingan Kota Salatiga," tegas Wuri, Selasa (17/5).

Sehingga, lanjut dia, dengan kenaikan tarif PDAM Kota Salatiga tahun 2022 jnimenjadi Rp 1.100 per meter kubik masih relatif murah di dibanding daerah lain di Jawa Tengah.

Ketika di daerah lain naiknya rata-rata Rp 250, diakuk Sekda di Salatiga hanya Rp 100 dan masih memberikan subsidi kepada masyarakat pengguna air maksimal 20 meter kubik per bulan.

"Selain tarif PDAM Kota Salatiga lebih murah, pelayanan PDAM Kota Salatiga juga lebih bagus dari daerah lain," pungkasnya.

Sekda mengajak Aparatur Sipil Negara (ASN) Salatiga untuk mensosialisasikan kepada masyarakat, bahwa pendapatan dari PDAM demjt kepentingan Kota Salatiga.

Penulis : ern
Editor   : edt