Dispartan Salatiga : Pentingnya SKKH Mengantisipasi PMK


MENGECEK : Dispangtan Kota Salatiga bersama Polres Salatiga tergabung dalam Tim Satgas Gakkum melakukan sosialisasi kepada blantik dan pemilik ternak di Kota Salatiga, Rabu (18/5). Foto : Ernawaty

SALATIGA, WAWASANCO. Kepala Dinas Pangan dan Pertanian (Dispangtan) Kota Salatiga Henny Mulyani menegaskan, pentingnya surat keterangan kesehatan hewan (SKKH) dari dokter hewan guna mengantisipasi wabah penyakit mulut dah kuku. 

"Penekanan ini kami sampaikan khususnya kepada para blantik di Kota Salatiga," kata Henny Mulyani kepada wartawan, Rabu (18/5). 

Ia mengungkapkan, pihaknya gencar mensosialisasikan kepada para blantik guna memastikan kondisi kesehatan ternak yang akan disembelih di Rumah Pemotongan Hewan (RPH) Salatiga. 

Pemahaman ini juga menyertakan Tim Satgas Gakkum melakukan sosialisasi kepada blantik dan pemilik ternak di Kota Salatiga. 

Secara intern, akunya, tidak tidak ada kendala dalam tindakan sosialisasi kepada peternakan hewan di Salatiga. 
Menyasar hewan ternak diantaranya populasi sebanyak 5382 ekor, populasi hewan domba 878 ekor, populasi kambing sebanyak 3377 ekor serta populasi hewan kerbau 64 ekor, Dispartan Salatiga tidak menemukan indikasi wabah PMK di Salatiga. 

Henny menambahkan, sejauh ini pihaknya tidak menemukan kendala dalam upaya mensosialisasikan pencegahan wabah PMK. Dan secara eksternal, memang memerlukan ekstra kesabaran dalam menyadarkan blantik dan jagal terkait betapa pentingnya SKKH untuk mengantisipasi PMK.

"Monitoring ke kandang kan sudah dilakukan secara berkala oleh dokter hewan dan tim," imbuhnya. 

Penulis : ern
Editor   : edt