Irwan Hidayat : Menjadi Sosok Nomor Satu Harus Cepat


HADIR : Presiden Direktur PT Sido Muncul Irwan Hidayat turut hadir di Universitas Kristen Satya Wacana (UKSW), kemarin. 

SALATIGA, WAWASAN.CO - Kiat menjadi sosok nomor satu harus miliki speed (cepat) . Karena Ide yang bagusnya seperti apapun jika tidak segera dieksekusi atau terlalu lama dipertimbangkan justru akan kalah dengan mereka yang berani bergerak cepat. 

Hal ini diungkap Presiden Direktur PT Sido Muncul Irwan Hidayat turut hadir di Universitas Kristen Satya Wacana (UKSW), kemarin. 

Kecepatan produk-produk unggulan PT Sido Muncul seperti produk jamu dan suplemen kesehatan yang menguasai pasar di masa pandemi Covid-19 merupakan ide dari sang Presiden Direktur sejak enam tahun silam. 

Pemikiran untuk menghasilkan produk herbal guna meningkatkan imunitas tubuh ini bukan baru muncul saat Indonesia bahkan dunia diterpa badai Covid-19, namun sudah sejak lama.

Dikatakan Irwan Hidayat, kunci sukses memimpin perusahaan dan menjalankan bisnis adalah logika berpikir.

"Logika mendahului ilmu pengetahuan. Logika ditambah dengan kemauan untuk bergerak cepat, sikap partisipatif serta patuh pada aturan pemerintah menjadi kunci memajukan sebuah usaha," ujarnya. 

Irwan Hidayat menyebutkan jika apa yang dilakukannya dalam membesarkan Sido Muncul seperti saat ini berdasar pada logika. 

"Logika yang menuntunnya sehingga bisa membawa produk jamu PT Sido Muncul bahkan menjadi produk yang mampu menembus pasar internasional," ungkap Pria kelahiran Yogyakarta, 75 tahun silam ini berbagi pengalaman. 

Cara-caranya membesarkan produk Sido Muncul diakuinya, perlu dimiliki rekan-rekan mahasiswa. 
"Menurut saya sebagai negara yang kaya, Indonesia memiliki sumber daya yang melimpah namun membutuhkan banyak penggerak. Hal tersebut merupakan peluang bagi kalangan akademisi," tandasnya. 

Dirinya mendorong agar para peserta mengimplementasikan kiat-kiat yang telah dibagikannya tersebut untuk meraih kesuksesan," terangnya. 

Meskipun bukan dari kalangan akademisi, Irwan meyakini apa yang menjadi prinsipnya tersebut akan bermanfaat. 

Hal senada disampaikan Staf Khusus Menteri Keuangan Bidang Komunikasi Strategis Yustinus Prastowo yang turut menjadi salah satu narasumber di acara ini. Menurutnya pada konteks kebijakan ekonomi Indonesia pasca pandemi Covid-19 telah diambil sejumlah langkah cepat dan terukur.

Yustinus menyebut APBN tahun 2022 menjadi instrumen untuk menjaga pemulihan ekonomi Indonesia sekaligus mendukung keberlanjutan program penanganan Covid-19. APBN bekerja sangat keras sebagai instrumen yang mengangkat perekonomian. 

"APBN menjadi instrumen untuk menjaga pemulihan ekonomi dan membantu serta mendorong reformasi struktural, sebagai dua hal yang penting," terangnya.

Dan saat ini, akunya, pemerintah Indonesia telah menetapkan rencana ekonomi hijau sebagai salah satu strategi utama transformasi ekonomi dalam jangka menengah panjang. Hal ini dilakukan untuk mempercepat pemulihan ekonomi pasca pandemi Covid-19, serta mendorong terciptanya pembangunan ekonomi yang inklusif dan berkelanjutan.

 

Penulis : ern
Editor   : edt