PJ. Wali Kota Sampaikan Raperda Pertanggungjawaban APBD 2021,  Dance Sebut Preseden Buruk


MENYERAHKAN : Pj. Wali Kota Salatiga Sinoeng N Rahmadi menyerahkan berkas Rancangan Peraturan Daerah Tentang Pertanggungjawaban APBD Kota Salatiga Tahun 2021, ditengah Rapat Paripurna DPRD Kota Salatiga di Ruang Bhineka Tunggal Ika Gedung DPRD, Jumat (27/05). Foto : Ernawaty

SALATIGA, WAWASANCO- Pj. Wali Kota Salatiga Sinoeng N Rahmadi menyampaikan Rancangan Peraturan Daerah Tentang Pertanggungjawaban APBD Kota Salatiga Tahun 2021, ditengah Rapat Paripurna DPRD Kota Salatiga di Ruang Bhineka Tunggal Ika Gedung DPRD, Jumat (27/05). 

Namun secara mengejutkan usai pembacaan 'sambutan', Ketua DPRD Salatiga Dance Ishak Palit menyampaikan rasa kecewanya hingga menyebut sebuah preseden buruk. 

"Ini sebuah preseden buruk, 'mosok' Pj Wali Kota membacakan pengantar Sekda, nggak benar ini," ucap Dance, membuat seisi ruangan terdiam. 

Dance mengulik, jika buku setebal 27 halaman yang disebut sebagai sambutan dipegang dirinya beserta seluruh anggota DPRD dan Forkopimda ditandatangani Sekda Salatiga Wuri Pujiastuti. 

Padahal semestinya, berkas itu ditandatangani oleh Pj Wali Kota. 
"Saya minta agar ditarik terlebih dahulu. Ini salah. Jangan diulang. Dokumen seperti ini salah, 27 halaman ditandatangani Sekda dibacakan Pj Wali Kota, ini 'ngerjain' PJ Wali Kota namanya," celetuk Dance. 

Menanggapi hal ini, Sekda Kota Salatiga Wuri Pujiastuti memberikan penjelasan. Kepada WAWASANCO, Sekda menyatakan kekeliruan terjadi saat Rapat Paripurna dengan agenda Rancangan Peraturan Daerah Kota Salatiga Tahun 2022 Pertanggungjawaban Pelaksanaan Anggaran Pendapatan Belanja Daerah Tahun Anggaran 2021, ada pada Sekretaris Dewan (Sekwan). 

"Itu salah Sekwan. Yang lama tidak ditarik padahal yang baru sudah kami siapkan, sudah ditandatangani Pak Pj Wali Kota Pak Sinoeng," kata Sekda. 

Ia mengungkapkan kronologinya, diawali tanggal 23 Mei setelah Sertijab dari Wali Kota Salatiga. 

Saat itu, Pj Wali Kota menandatangani semua berkas termasuk materi Rapat Paripurna agenda Rancangan Peraturan Daerah Kota Salatiga Tahun 2022 Pertanggungjawaban Pelaksanaan Anggaran Pendapatan Belanja Daerah Tahun Anggaran 2021. 

"Memang, sebelum Sertijab Sekwan 'ngoyak', ngejer minta segera. Tapi kemudian, untuk Eksekutif semua sudah yang baru. Tapi kenapa yang lama dan dipegang Pa Dance (Ketua DPRD) yang lama, yang saya tandatangani," tandasnya. 

Dan apa yang dibacakan Pj Wali Kota Salatiga dalam Rapat Paripurna dengan agenda Rancangan Peraturan Daerah Kota Salatiga Tahun 2022 Pertanggungjawaban Pelaksanaan Anggaran Pendapatan Belanja Daerah Tahun Anggaran 2021, adalah sambutan yang ditandatangani sendiri oleh Pj Wali Kota. 

"Pj membaca sambutan, dan ditangani sendiri oleh Pj Wali Kota. Bukti dari realita. Intinya yang lama belum ditarik , yang dibacakan sudah tandatangan Pak Pj ya," tegas Wuri. 

Dari pantauan, di meja penerima tamu undangan buku setebal 27 halaman yang dibagikan kepada Forkopimda dan tamu undangan dengan format yang ditandatangani Sekda Kota Salatiga Wuri Pujiastuti. 

Bahkan, tumpukan buku setebal 27 halaman berwarna putih digandakan langsung oleh pihak Pemkot Salatiga untuk dibagikan kepada tamu undangan. 

Sebelumnya, Pj Wali Kota Salatiga Sinoeng Sinoeng N Rachmadi membacakan sambutan Wali Kota Salatiga pada Rapat Paripurna Pengantar Nota Keuangan Rancangan Peraturan Daerah tentang Pertanggungjawaban Pelaksanaan Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah Kota Salatiga Tahun Anggaran 2021. 

Sinoeng N Rachmadi menginformasikan bahwa telah dilakukan pemeriksaan pendahuluan oleh Badan Pemeriksa Keuangan Republik Indonesia Perwakilan Provinsi Jawa Tengah selama 25 hari kerja. 

"Sejak tanggal 26 JAnuari 2022 dan berakhir tanggal 19 Februari 2022. Dilanjutkan pemeriksaan terinci selam 31 hari kerja sejak tanggal 07 Maret 2022 sampai tanggal 05 April 2022. Adapun Laporan Hasil Pemeriksaan atas Laporan Keuangan Pemerintah Kota Salatiga Tahun 2021 telah diserahkan kepada Pemkot Salatiga pada hari Rabu, tanggal 20 April 2022 dengan memperoleh opini Wajar Tanpa Pengecualian (WTP), yang merupakan raihan untuk keenam kalinya," beberSinoeng membacakan laporan.

Ia berkeyakinan bahwa dengan kerja keras disertai dukungan seluruh jajaran pimpinan, staf, dan berbagai pihak, pada tahun-tahun mendatang, Laporan Keuangan Pemerintah Kota Salatiga akan dapat kembali meraih opini WTP. 

Penulis : ern
Editor   : edt