Madagascar Reggae 'Rebut Hati' Pengunjung Salatifest Salatiga 2022


MENIKMATI : Ratusan anak muda menikmati keseruan musik Madagascar (MDGSKR) Reggae di di Gedung Balai Makutarama, Salatiga, (18/6) malam. Foto : Ernawaty

SALATIGA, WAWASAN.CO- Seakan mampu merebut hati pengunjung, band Madagascar (MDGSKR) Reggae menjadi saya tarik dalam Salatifest Salatiga 2022, Sabtu (18/6) malam. 

Besutan IAIN Salatiga (yang segera menjadi UIN Salatiga) itu, Salatifest Salatiga Festival 2022, terpusat di Gedung Balai Makutarama, Salatiga, dan telah berlangsung tiga hari ini. 

Tembang-tembang reggae kekinian diantaranya 'Welcome To My Paradise
Ada Aku Disini, dan Fallin In Love With You mampu menghipnotis penonton didominasi ratusan mahasiswa dari sejumlah Perguruan Tinggi (PT) di Salatiga, Semarang, Solo dan beberapa daerah di Jawa Tengah. 

MDGSKR Reggae digawangi tujuh anak muda Rio (vocalist), Agung (guitar 1), Irham (guitar 2), Ulinnuha (drum), Vicky (keyboard), Dimas (percussion), termasuk Aldo pencabik bass, tampil memukau. 

Seakan tahu kondisi anak muda yang haus hiburan pasca pemerintah 'melonggarkan' kegiatan masyarakat, MDGSKR Reggae tampil santai. 

Asli sangat vokalis, tak lupa berinteraksi dua arah. 
"Apa kabar Salatiga, apa kabar Salatifest Salatiga Festival 2022," teriak sang vokalis, Rio. 

Band rangge yang 'nggak' ' kaleng-kaleng' ini, membuktikan keprofesionalan mereka lewat aksi perform diatas panggung. 

Kerap tampil bareng bersama artis papan atas dan menjadi band pembuka seperti band Killing me inside, Bravesboy, Rocket Rocker, Souljah dan Dhyo Haw itu, aksi MDGSKR Reggae dielu-elukan pecinta aliran rangge. 

Jingkrakan kecil, gaya ska menjadi ciri khas ketika menikmati musik MDGSKR Reggae. Tak Tanggung-tanggung, aksi MDGSKR Reggae juga memikat Dekan Fakultas Syari'ah : Dr. Hj. Siti Zumrotun, M.Ag
dan salah satu Dosen senior AKBP (Purn) Rogaya Rinwarin SH MM yang ikut menyaksikan di bibir panggung. 

Salah satu panitia, yang juga MC kegiatan Linda Karmelia menambahkan Salatifest Salatiga Festival 2022 ini berlangsung empat hari. 

"Besok Minggu (19/6) menjadi pamungkas. Dan hari ini,  menampilkan SMC UIN Salatiga, 'Drumblek Artesa', Komuniras BMX Salatiga, dan Sketboard Devisi Tiang Salatiga. Yang pasti, MDGSKR Reggae," ungkap Linda. 

Darah cantik alumnua IAIN yang tengah menempuh S2 itu, menyebutkan di Salatifest Salatiga Festival 2022 juga menggandeng 50 pemilik merk baju bekas impor (thrift). Tak lupa, ada juga UMKM Salatiga dan sekitarnya. 

Thrift menjadi primadona selama tiga tahun terakhir. Bahkan setahun belakangan ini peminat 'awul-awul' tersebut semakin banyak, tak terkecuali anak-anak milenial. 

"Tercatat, ada 50 stand menjajakan thrift. Selain itu, ada juga sekitar 20-an stand UMKM di halaman Balai Makutarama ambil bagian," imbuhnya.

 

 

Penulis : ern
Editor   : edt