Ka-Kanwil Kemenkumham Jateng : Hak Kekayaan Intelektual Berperan Berikan Pelindungan Hukum


Kepala Kanwil Kemenkumham Jateng A Yuspahruddin hadir di tengah . meluncurkan Mobile Intellectual Property Clinic (Mobile IP Clinic) di Semarang, Senin (21/6).: Ernawaty

SEMARANG, WAWASAN.CO. Hak Kekayaan Intelektual berperan dalam memberikan pelindungan hukum atas kepemilikan karya intelektual. 

"Baik yang bersifat komunal maupun personal yang merupakan basis pengembangan ekonomi kreatif," kata Kepala Kanwil Kemenkumham Jateng A Yuspahruddin saat memberikan gambaran pentingnya terkait Kekayaan Intelektual dan Perlindungan terhadapnya, terpusat di gedung Weeskamer Kompleks Kota Lama Semarang, Selasa (21/6).

Tampak, para Pimpinan Tinggi Pratama Kanwil Kemenkumham Jateng, beberapa Kepala Daerah dan Perwakilan Kepala Daerah, Kepala UPT Kemenkumham se Kota Semarang dan para peserta kegiatan yang datang dari berbagai kalangan.

Kehadiran Ka-Kanwil sekaligus meluncurkan Mobile Intellectual Property Clinic (Mobile IP Clinic) atau Klinik KI bergerak. Kegiatan tersebut, bekerjasama dengan Direktorat Jenderal Kekayaan Intelektual, Kantor Wilayah Kementrian Hukum dan HAM (Kanwil Kemenkumham) Jateng. 

Yuspahruddin menjelaskan, perlindungan Kekayaan Intelektual dinilainya menjadi bagian penting dalam pembangunan. 

"Sekaligus berkontribusi secara signifikan dalam perkembangan perekonomian nasional maupun internasional," ujarnya. 

Ka-Kanwil menyebutkan Kanwil Kemenkumham Jateng sebagai kepanjangan tangan Kementerian Hukum dan HAM yang juga melaksanakan tugas Direktorat Kekayaan Intelektual di daerah, terus mendorong semua pihak untuk mendaftarkan Kekayaan Intektualnya sebagai bagian dari upaya memberikan penghargaan atas hasil suatu karya berupa perlindungan hukum bagi Kekayaan Intelektual.

Selama ini pihaknya telah aktif mensosialisasikan layanan pendaftaran dan konsultasi Kekayaan Intelektual sehingga potensi Kekayaan Intelektual yang ada di Jawa Tengah dapat diakomodir untuk mendapatkan perlindungan hukum. 

"Ternasuk, secara berkala dilaksanakan kegiatan promosi dan diseminasi baik di lingkungan Kanwil Kemenkumham Jateng maupun bekerjasama dengan Pemerintah Daerah dalam penyelenggaraannya," imbuhnya.

Sementara, terkait kegiatan Mobile IP Clinic) atau Klinik KI bergerak akan berlangsung selama empat hari ke depan tersebut dibuka hari ini oleh Staf Khusus Menteri Hukum dan HAM Bidang Transformasi Digital Fajar B.S Lase. 

Ia menerangkan, Mobile IP Clinic atau Klinik KI bergerak merupakan suatu gagasan sebagai wujud komitmen Direktorat Jenderal Kekayaan Intelektual beserta seluruh Kantor Wilayah Kementerian Hukum dan HAM dI Indonesia dalam melindungi Kekayaan Intelektual. 

"Kegiatan ini diselenggarakan secara berkala di seluruh provinsi di Indonesia," terangnya.

Dia berharap, dengan diadakannya kegiatan Mobile IP Clinic ini, maka semakin memudahkan masyarakat dalam melakukan pendaftaran dan mendapatkan akses layanan Kekayaan Intelektual dengan lebih mudah, efektif dan efisien. 

Selain itu, melalui kegiatan ini dharapkan kesadaran masyarakat dan pemerintah akan pentingnya pendaftaran Kekayaan Intelektual semakin meningkat. 

"Sehingga tercapai perlindungan hukum yang menyeluruh atas Kekayaan Intelektual di Indonesia," imbuhnya. 

Disela kegiatan, juga diadakan penandatanganan Memorandum of Understanding (MoU) terkait Pemajuan dan Perlindungan Kekayaan Intelektual antara Kepala Kantor Wilayah Kementerian Hukum dan HAM Jawa Tengah dengan Ketua Kamar Dagang & Industri Kabupaten Kudus, Fakultas Hukum Universitas Selamat Sri Kendal, Universitas K.H. Abdurrahman Wahid Pekalongan, Universitas Seni Indonesia Surakarta, Walikota Tegal dan Bupati Blora.

Penulis : -
Editor   : edt