Pesan Pj Wali Kota Salatiga ke Jama'ah Haji Salatiga : Selalu Menjaga Sikap dan Hati


MENDOAKAN : Pj Wali Kota Salatiga Sinoeng saat berdialog dengan pasangan suami istri di tengah Silahturahmi dan Pamitan Jamaah Haji kepada pejabat Forkopimda se-Salatiga, di Lantai IV Gedung Sekda, Pemkot Salatiga, Rabu (22/6). Foto : Ernawaty

SALATIGA, WAWASAN.CO. Pj Wali Kota Salatiga Sinoeng berpesan agar Jama'ah Haji Salatiga sebagai tamu Allah SWT untuk selalu menjaga sikap dan hati. 

Pesan ini dilontarkan Sinoeng di tengah agenda Silahturahmi dan Pamitan Jamaah Haji kepada pejabat Forkopimda se-Salatiga, di Lantai IV Gedung Sekda, Pemkot Salatiga, Rabu (22/6). 

Ia mengingat Jama'ah Haji Salatiga untuk fokus dengan tamu Allah SWT. "Sehingga, sebagai tamu Allah di negara orang untuk menjaga sikap dan jaga hati. Ada hal-hal yang mudah dan konsisten untuk dilakukan yakni istifar," ujar Pj Wali Kota. 

Itu mengingat, para Jama'ah Haji tidak hanya mengendalkan ketua regu dan saling menjaga satu dengan yang lain. 
"Ketulusan ini sulit diukur, hanya manusia itu sendiri dan Allah SWT," imbuhnya. 

Dan Sinoeng menyinggung soal tambahan Jama'ah Haji pada tahun ini sebuah berkah di tengah adanya pengurangan kuota oleh pemerintah Arab Saudi  

Pemkot Salatiga sendiri, sejauh ini, akunya akan terus berkomunikasi agar tahun-tahun berikutnya kuota Salatiga terus bertambah. 

Sementara, Kasi Penyelenggara Haji dan Umroh Kemenag Kota Salatiga Muhammad Miftah mengatakan, tahun ini Kota Salatiga memberangkatkan 92 Jama'ah Haji. 

"Jama'ah Haji kita masuk kloter 37 bersama dua daerah lainnya yakni Kabupaten Purworejo dan Kabupaten Semarang," kata Muhammad Miftah 

Ia menjelaskan, setelah menunggu dua tahun sebanyak jamaah haji asal Kota Salatiga sebanyak 92 orang. 

"Sebetulnya, kuota Salatiga hanya 90 Jama'ah Haji. Namun kemudian, ada tambahan 2 orang warga Salatiga lainnya, masuk kloter 43," ujar Muhammad Miftah kepada wartawan. 

Ia menuturkan, dari 92 maaah Haji yang akan bertolak ke Mekkah pada tanggal 28 Juni 2022 itu terdiri dari 51 perempuan wanita dan 41 laki-laki. 

Dari daftar Haji tahun ini, tercatat jamaah Haji termuda berusia 26 tahun atas nama Wiyarta Tri Laksana warga Togaten, Kelurahan Mangunsari, Kecamatan Sidomukti, Salatiga. 

"Sisanya, sesuai ketentuan Pemerintah Arab Saudi bahwa haji tahun ini maksimal usia 65 tahun. Sehingga, sebagian besar jamaah Haji yang berangkat adalah usia tersebut," bebernya. 

Sesuai rencana dan agenda tersusun Jama'ah Haji akan tiba di Asrama Donohudan pada tanggal 28 Juni 2022. 

Setelah dilakuan serah terima, Jama'ah Haji kemudian nanti akan terbang pada hari Rabu tanggal 29 pukul 02.40 WIB. 

Seorang Jama'ah Haji Badariyah (62) warga Sukosari, Cebongan, Argomulyo mengaku bersyukur bisa berangkat tahun ini setelah menanti cukup lama ditambah sempat tertunda dua tahun lantaran pendemi Covid-19. 

"Saya mendaftar akhir 2011, dan rasa syukur sangat tak terhingga akhirnya bisa berangkat tahun ini, masuk dalam daftar, ini buah dari kesabaran," ujar Badariyah. 

Badariyah mengaku, secara lahir dan batin dirinya siap untuk bertamu ke rumah Allah SWT karena keyakinan. 

Penulis : ern
Editor   : edt