Hakim Wasmat PN Salatiga Monitoring ke Rutan Salatiga


MONITORING : Hakim Pengawas dan Pengamat (Wasmat) Pengadilan Negeri Salatiga saat melihat dari dekat kondisi Rutan Salatiga, Kamis (30/06). Foto : Ernawaty

SALATIGA, WAWASAN.CO - Hakim Pengawas dan Pengamat (Wasmat) Pengadilan Negeri Salatiga lakukan monitoring secara langsung ke Rutan Kelas IIB Salatiga, Kamis (30/06).

Dipimpin Hakim Rodesman Aryanto, kedatangan Hakim Wasmat PN Salatiga memastikan Terdakwa yang sudah mendapatkan putusan dari Pengadilan Negeri Salatiga mendapat hak-haknya. 

"Tak hanya terhadap Terdakwa yang sudah mendapatkan putusan, kami juga memastikan apakah para Narapidana penghuni Rutan Kelas IIB Salatiga sudah dieksekusi oleh Kejaksaan dan telah terpenuhi dengan baik hak-hak mereka," ungkapnya. 

Hasilnya, dari pengawasan dan pengamatan rombongan PN Salatiga menilai dari Narapidana di Rutan Salatiga yang sudah mendapat kekuatan hukum tetap telah diberikan pelayanan dan pembinaan kepribadian, kerohanian dan pembinaan lainnya.

"Sehingga, nantinya kedepan para terdakwa dapat untuk mengikuti kegiatan dan pembinaan selama menjalani pidana di Rutan Salatiga ini,"  tandasnya. 

Pihaknya juga sangat mengapresiasi sistem pembinaan di Rutan, dan berharap para Narapidana di Rutan Salatiga. 

Sehingga, ketika para narapidana atau terdakwa selesai menjalankan hukumannya di balik jeruji besi menjadi pribadi lebih baik dan tidak mengulangi pelanggaran hukum lain. 

Ditemui terpisah, Kepala Rutan Salatiga Andri Lesmano sangat mengapresiasi dan mendukung penuh pelaksanaan kegiatan dari Hakim Wasmat Pengadilan Negeri Salatiga.

Didampingi Kumroji selaku Plh Kasubsi Pelayanan Tahanan Rutan, Andri menerima langsung rombongan dan mendampingi melakukan peninjauan ke sel-sel dan ruangan yang digunakan para tahanan untuk beraktivitas sehari-hari. 

"Kegiatan tinjauan dari PN Salatiga ini, sebenarnya rutin dilakukan 2 kali dalam satu tahun. Sehingga menjadi bahan evaluasi kami menjalankan pembinaan dan pelayanan di Rutan Salatiga ini menjadi lebih baik lagi," sebut Andri. 

Terutama, lanjut dia, mencegah adanya overstaying kepada para tahanan baik selama dalam masa penahan awal maupun ditingkat banding dan kasasi.

Andri pun berharap, dengan kegiatan ini sekaligus menjadi sarana meningkatkan koordinasi dan menguatkan kesoliditan dalam pemenuhan hak-hak tahanan maupun warga binaan.

Penulis : ern
Editor   : edt