Menjelajah Profesi Pialang Saham, Pengalaman Baru Pencari Kerja Ditawarkan PT KPF


TERTARIK : Rektor Universitas Ngudi Waluyo, Prof. Dr. Subyantoro, M.Hum, saat meninjau stand PT. KPF di Job Fair 2022 di Kampus Tarpadu Ngudi Waluyo, Ungaran, Minggu (17/7). Foto : Ernawati

UNGARAN, WAWASAN.CO - menjelajah profesi Wakil Pialang Saham sebuah pengalaman baru bagi pencari kerja yang ditawarkan PT. KontakPerkasa Futures (KPF) di Job Fair 2022 di Ungaran, Minggu (17/7) lalu. 

Terpusat di Kampus Tarpadu Ngudi Waluyo, puluhan peserta Job Fair 2022 Ungaran berbagai posisi jabatan yang menarik lengkap salary/ gaji menggiurkan. 

Kepala Divisi PT. KPF Cethi Puspita mengatakan, pihaknya menaungi wilayah Jawa Tengah dan keberadaan perusahaan jasa trading ini telah menyebar di tujuh Kota seluruh Indonesia. 

"Kantor pusat PT. KPF di Jakarta dengan cabang tersebar di tujuh daerah yakni Yogyakarta, Bali, Makassar, Surabaya, Bandung dan Semarang menjadi cabang ke tujuh," ujar Centhi. 

Diakuinya, perusahaan yang berdiri dari tahun 2019 itu sebenarnya membrikan 'mengajarkan' menjadi karyawan yang tidak hanya berpikir pada gaji bulanan. 

Melainkan, keberadaan perusahaan PT. KPF menjadi satu wadah sekaligus pemberi inspirasi menjadi Wakil Pialang Saham yang membutuhkan 'skill' dan semangat entrepreneur.

Apalagi, lanjut dia, menjadi Wakil Pialang Saham seperti disodorkan PT. KPF menawarkan penghasilan bulanan yang fantastis. 

Bisa bekerja di mana saja, dengan pendapatan puluhan juta per bulan merubah perilaku karyawan menjadi enterpreneur. 

"Dan ini hujan isapan jempol belaka. Dan lulusan 'fresh graduation' tentunya menginginkan itu," akunya. 

Menjawab keraguan masyarakat, khususnya pencari kerja tentang jasa tranding diakui negara atau tidak, Centhi 'mengajak' pencari kerja mengecek di sejumlah lembaga keuangan dialui pemerintah diantaranya di BAPPEBTI dan Kliring Berjangka Indonesia. 

Sehingga, pengalaman menjadi Wakil Pialang Saham sebuah pergeseran 'fresh graduation' 'menjajal' dunia lapangan kerja saat ini.

Dari pantauan, stand PT. KPF sempat menjadi perhatian Rektor Universitas Ngudi Waluyo, Prof. Dr. Subyantoro, M.Hum, dengan masa jabatan 2022-2027. 

Terlihat pula, ratusan muda mudi dari berbagai daerah di Jawa Tengah menyerbu kesempatan berbisnis dan berburu pengalaman baru didunia entrepreneur tersebut. 

Dengan kualifikasi pribadi cekatan, cakap, serta dengan 'skill' dan kemampuan mumpuni disertakan semangat ingin besar, rak sedikit pelamar langsung memasukan berkas mereka. 
 
"Tren dunia kerja saat ini pendapatan atau gaji yang didapat berdasarkan prestasi bukan lagi menunggu gaji bulanan. Dengan jasa saham, terkhusus Wakil Pialang Saham menjadi pengalaman baru bagi saya," ujar Nayla Salsabila (20) warga Semarang. 

Nayla mengaku tertarik ingin bergabung dengan PT. KPF di Job Fair 2022 Ungaran ini karena yang ditawarkan berbeda dari kebanyakan kesempatan kerja pada umumnya. 

"Kondisi saat ini dunia kerja beralih ke bidang entrepreneur atau kewirausahaan. Dan saya lebih menyukai pekerjaan dibalut entrepreneur sehingga tidak monoton ada dibelakang meja," ucapnya. 

Tercatat, sejak pertama mengikuti Job Fair di Kota Salatiga terdapat 700-an pelamar kerja memasukkan berkas ke PT. KPF. 

Dari jumlah itu, lanjut dia, setelah melalui seleksi ketat saat ini telah ada yang bergabung. Harapan serupa terjadi saat membuka peluang kesempatan kerja di Job Fair 2022 di Kampus Tarpadu Ngudi Waluyo, Ungaran. 

 

Penulis : ern
Editor   : edt