Aktivis Gerakan Masyarakat Peduli ASN Berintegritas : Kami Kecewa Murniasih Hanya Diberi Pembinaan


MINTA PENJELASAN : Aktivis Gerakan Masyarakat Peduli ASN Berintegritas Kabupaten Brebes beraudiensi dengan Inspektorat untuk meminta penjelasan terkait hasil pemeriksaan terhadap Murniasih. Foto. ero

BREBES, WAWASANCO - Aktivis Gerakan Masyarakat Peduli ASN Berintegritas merasa kecewa terhadap disposisi Bupati Hj Idza Priyanti SE MH kepada Dinas Pendidikan Pemuda dan Olahraga (Dindikpora) Kabupaten Brebes yang hanya memberikan pembinaan terhadap Kepala SMP Negeri 4 Larangan,Murniasih MPd. 

"Jujur kami sangat kecewa dengan disposisi  Bupati Hj Idza Priyanti SE MH  melalui Dinas Pendidikan Pemuda dan Olahraga (Dindikpora) yang hanya memberikan pembinaan terhadap Kepala SMP Negeri 4 Larangan,Murniasih MPd.," tegas Aktivis Gerakan Masyarakat Peduli ASN Berintegritas, Faisal Yudhi Nugroho  SH MH, Kamis (28/7/2022).

Faizal yang didampingi dua rekannya M Subhan dan Dedi Rohman mengemukakan, meskipun disposisi tersebut bunyinya pembinaan terhadap Mrniasih, jelas pihakmya kurang puas dengan keputusan tersebut. 

"Tindakan yang telah dilakukan oleh Murniasih sudah jelas-jelas mencoreng citra Dindikpora KabupatenBrebes. Apalagi yang bersangkutan sempat menuding adanya dugaan jual beli jabatan di akun Facebook-nya," ucapnya.

Faizal menambahkan, pihaknya sangat kecewa dengan hasil pemeriksaan terhadap Murniasih. Seharusnya harus ada sanksi lebih berat lagi terhadap yang bersangkutan. 

"Disposisi surat yang turun dari bupati adalah pembinaan. Ini bukti sebagai bentuk ketidaktegasan Bupati atas etika yang dilakukan oleh oknum ASN terkait unggahan di Facebook beberapa waktu lalu," kata  Dedi Rohman.

Dijelaskan, apa yang telah dilakukan oleh yang bersangkutan sudah tidak bisa di tolerir. 

"Ketidaktegasan Bupati Brebes sangat dikuatirkan akan menjadi asumsi negatif di mata masyarakat, kalau permasalahan yang disampaikan Ibu Murniasih di Facebook benar adanya," tandas Dedi Rohman sambil meminta kepada pihak Inspektorat Kabupaten Brebes membuka rekam jejak atas kasus demo guru dan siswa di SMPN 7 Brebes tahun 2017 silam.

Sementara, Murniasih dalam unggahannya di akun Facebook membenarkan kalau dirinya telah memenuhi panggilan Kepala Dindikpora Brebes. 

"Saya memenuhi panggilan Kepala Dindikpora pada Selasa, 19/Juli 2022 dan Alhamdulillah dihadiri juga oleh Inspektorat dan dari BPKSDMD. Dari dinasnya Kabid PPTK dan Kasi. 
Di undangan halnya pembinaan, tapi di acaranya dimintai keterangan," lanjut  Murniash.

Murniasih menuturkan, pemanggilannya berdasarkan laporan dari Gerakan Masyarakat Brebes Peduli ASN. Kaitannya apa yah, hingga gerakan masyarakat tersebut dengan Kadin Dindikpora dan dirinya.

"Tapi sebagai bawahan yang taat saya datang dan selesai. Eh, muter2 ke SMP, Bu Bos  tetep aja membicarakan dan menyinggung tentang saya," pungkasnya seperti yang tertulis di facebook pada akun@Murniasih.

Penulis : ero
Editor   : edt