UPGRIS menggelar job fair di balairung kampus pada Sabtu-Minggu, 16-17 Desember 2023
SEMARANG WAWASANCO - Universitas PGRI Semarang (UPGRIS) mengambil langkah proaktif dalam meningkatkan keterserapan lulusan di dunia kerja dengan menggelar job fair di balairung kampus pada Sabtu-Minggu, 16-17 Desember 2023.
Acara ini diikuti oleh 26 perusahaan mitra dari berbagai bidang, yang bertujuan untuk memberikan kesempatan kepada mahasiswa untuk berinteraksi langsung dengan dunia industri.
Rektor UPGRIS, Dr. Sri Suciati MHum, menyatakan bahwa job fair ini diadakan untuk mendekatkan para mahasiswa dengan perusahaan, dengan harapan dapat meningkatkan tingkat keterserapan alumni di dunia kerja.
Saat ini, persentase keterserapan alumni UPGRIS mencapai 60 persen, termasuk mereka yang memilih berwirausaha atau melanjutkan studi.
"Pelaksanaan job fair ini bagian dari pelayanan dan fasilitas kepada alumni. Kami tentu berharap bisa dimanfaatkan oleh mahasiswa yang akan lulus maupun yang sudah alumni," ungkapnya. Job fair ini juga merupakan upaya pertama kalinya yang dilakukan oleh UPGRIS, yang melibatkan sejumlah perusahaan mitra yang sudah menjalin kerjasama.
Rektor berencana untuk menggandeng lebih banyak mitra lagi, dengan melibatkan dinas terkait, khususnya dinas tenaga kerja, untuk memperluas jaringan kerjasama.
Kemitraan dengan perusahaan melibatkan aspek penempatan mahasiswa magang, sehingga mahasiswa dapat memiliki jejaring di dunia industri sejak mereka masih kuliah.
Sementara, Kepala Pusat Karir PPL dan Pemagangan UPGRIS Dr. Prasetyo MPd,, menyatakan bahwa pelaksanaan job fair merupakan bagian dari layanan purna kuliah atau purna wisuda kepada alumni.
Dengan adanya job fair, diharapkan mahasiswa yang lulus dapat lebih mudah mendapatkan pekerjaan, serta dapat mengambil manfaat dari pengalaman yang diperoleh selama kuliah.
UPGRIS Semarang berkomitmen untuk terus meningkatkan inisiatif seperti job fair ini untuk memberikan kontribusi positif bagi keterserapan lulusan di dunia kerja, menciptakan jaringan yang kuat antara akademisi dan industri.
***
Penulis : rls
Editor : edt