Mbak Ita Dorong Ketrampilan Kepemimpinan Melalui Semarang Leadership Project Danadyaksa Sadajiwa


SEMARANG WAWASANCO - Wali Kota Semarang, Hevearita Gunaryanti Rahayu, atau yang akrab disapa Mbak Ita, menginspirasi generasi muda Kota Semarang untuk mengembangkan keterampilan kepemimpinan.

Pada acara Semarang Leadership Project Danadyaksa Sadajiwa Bagi Forum Komunikasi OSIS Kota Semarang, yang berlangsung pada Minggu (21/1), Mbak Ita menyampaikan pentingnya persiapan keterampilan pemimpin di kalangan anak muda.

"Leadership Project Forum Komunikasi OSIS ini bertujuan untuk menambah bekal generasi muda untuk menjadi seorang pemimpin yang tentunya dibutuhkan oleh mereka (anak-anak muda). Mereka sudah punya pondasi dari sekolah masing-masing karena merupakan pengurus OSIS di mana salah satu tugasnya mengelola dan mengkoordinir teman-temannya sendiri," kata Mbak Ita.

Meskipun anak-anak muda telah belajar kepemimpinan melalui keanggotaan dalam organisasi OSIS di sekolah, Mbak Ita menekankan pentingnya pembelajaran langsung dari rekan sebaya yang memiliki pengalaman dalam kepemimpinan.

Oleh karena itu, acara tersebut menghadirkan narasumber-narasumber yang kompeten, termasuk konten kreator, untuk berbagi pengalaman mereka.

"Kita tahu sekarang namanya anak-anak Gen Z membutuhkan ruang, membutuhkan teman yang sebaya atau yang sama. Kadang-kadang mungkin mereka dikasih tahu orang tua belum tentu apa ya istilahnya sama pemahamannya, sama mindsetnya sehingga dibutuhkan rekan-rekan sebaya mereka (anak muda) yang mungkin sudah mempunyai pengalaman lebih untuk bertukar pikiran," tambah Mbak Ita.

Selain itu, Mbak Ita juga mengajak anak-anak muda untuk aktif mengamati proses pemilihan umum (pemilu) yang sedang berlangsung saat ini. Menurutnya, pemahaman tentang demokrasi menjadi kunci penting bagi seorang pemimpin di masa depan.

"Di Kota Semarang yang anak-anak umur 17 tahun kita dorong untuk tidak jadi golput. Kita dorong kalian belajar untuk memilih pemimpin masa depan. Kita melihat ada debat (capres-cawapres). Belajar bagaimana seorang pemimpin harus bisa membuat program-programnya yang akan dibawa," tutur Mbak Ita.

Semarang Leadership Project Danadyaksa Sadajiwa merupakan salah satu inisiatif dalam penerapan Undang-Undang RI Pasal 9 Nomor 40/2009 tentang Kepemudaan, yang menekankan kewajiban pemerintah, pemerintah daerah, dan masyarakat untuk bersinergi dalam melaksanakan pelayanan kepemudaan. Mbak Ita berharap acara ini dapat mempersiapkan Generasi Z sebagai pemimpin masa depan Indonesia Emas pada tahun 2045.

"Semoga ini menjadi satu program dari pemerintah melalui Dinpora (Dinas Pemuda dan Olahraga) ini menjadikan anak-anak menjadi seorang leader yang sangat luar biasa, menjadi seorang pemimpin masa depan yang nantinya akan melanjutkan kepemimpinan yang sekarang," pungkas Mbak Ita.

 

Penulis : rls
Editor   : edt