Lewat Penilaian Deskriptif, Antar Solekhul Amin Jabat Ketua STAI Brebes


KETUA STAIB : Ketua STAIB yang baru, Dr (Cand) Solekhul Amin MPd menandatangani berita acara pelantikan setelah dikukuhkan menjadi Ketua STAIB periode 2024-2028. Foto. ero

BREBES, WAWASANCO– Doktor (Cand) Solekhul Amin MPd, terpilih menjadi Ketua Sekolah Tinggi Agama Islam Brebes (STAIB) yang baru, menggantikan ketua sebelumnya Dr Rohidin melalui penilaian deskriptif.

Solekhul Amin sendiri akhirnya dilantik oleh Ketua Yayasan Bintang Sembilan Dr Edi Setiawan LC MA sebagai Ketua STAI Brebes periode 2024-2028, pada Selasa (6/2) lalu. 

Bersamaan dengan itu pula, turut  juga dilantik jajaran struktural STAIB yang baru, yakni Wakil Ketua Edi Susanto MPd, Kaprodi PAI Haris Diar Riski MPd dan Kaprodi HES Edy Tristiyanto MH.

Amin demikian Ketua STAIB yang baru ini biasa disapa mengatakan,  jabatan Ketua yang diamanatkan kepada dirinya itu cukup berat. Sebagai sekolah tinggi Agama Islam yang pertama di Brebes, masih banyak yang harus diselesaikan. Bukan hanya soal kualitas mahasiswa saja, tetapi juga sarana dan prasarana yang dibutuhkan. 

Karenanya,  papar Amin, dirinya mengajak kepada semua pihak, untuk membantu dan mendukung dirinya dalam memimpin STAIB ini.

“Terima kasih kepada yayasan yang telah memberikan kepercayaan ini, semoga saya bisa mengemban amanat besar ini dengan baik,” tandas Amin dalam siaran persnya, Minggu (11/2/2024).

Amin menambahkan, STAIB meskipun sudah puluhan tahun berdiri di Brebes, namun syiar atau namanya masih kurang begitu dikenal masyarakat. Karenanya, pihaknya juga mempunyai tanggung jawab agar STAIB ini bisa diterima lebih luas di masyarakat. 

“Bagi warga Brebes dan sekitarnya, saat ini kuliah tidak perlu jauh-jauh, cukup di Brebes saja. Di STAIB yang saat ini berada di kompleks Islamic Center,” lanjut  Amin.

Amin  juga berharap mendapat dukungan dari seluruh elemen masyarakat, khususnya Pemkab Brebes. 

"Bagaimana pun juga, dengan adanya sekolah tinggi di Brebes, turut serta dalam membangun IPM yang ada. Sehingga peringkat IPM bisa sedikit terangkat, tidak di urutan terakhir terus," pungkas Amin. 

Penulis : ero
Editor   : edt