SEMARANG, WAWASAN.CO - Satya Wacana Salatiga (SWS) menuntaskan kiprahnya di ajang Indonesian Basketball League (IBL) Gopay 2025 dengan menghadapi Rans Simba Bogor di GOR Basket Susilo Wibowo, Semarang, pada Rabu malam (11/6/2025).
Di laga terakhir musim ini, The Saints harus mengakui keunggulan tim kuat Rans Simba dengan skor telak 83-63.
Tim Salatiga itu menutup musim reguler IBL Gopay 2025 dengan catatan 4 kemenangan dan 22 kekalahan. Satya Wacana menjadi tim pertama yang menuntaskan seluruh 26 pertandingan musim reguler.
Akhir musim yang seharusnya menjadi momen positif, sayangnya justru berakhir pahit. Bermain di kandang sendiri, Satya Wacana sebenarnya sempat tampil menjanjikan dan bahkan memimpin di awal laga.
Namun, kejadian dikeluarkannya Serigne Modou Kane dari pertandingan (ejected) membuat strategi tim berantakan, sehingga dominasi di kuarter pertama pun gagal dipertahankan.
Sementara itu, kemenangan atas Satya Wacana membuat Rans semakin memperkuat posisinya di papan atas klasemen jelang akhir musim IBL Gopay 2025. Tim asuhan Anthony Garbelotto kini mengoleksi 19 kemenangan dari 25 pertandingan dan masih menyisakan satu laga melawan Prawira pada Jumat (13/6/2025).
Sebaliknya, Satya Wacana justru mencatat tren negatif dengan sembilan kekalahan beruntun. Catatan ini lebih buruk dibanding musim 2024, ketika mereka berhasil meraih enam kemenangan.
Pelatih Rans, Anthony Garbelotto, mengapresiasi perjuangan timnya dalam laga tersebut. “Kami bermain lebih solid dengan susunan pemain yang tepat. Kemenangan ini sangat penting sebagai bekal menuju babak playoff,” ujarnya.
Di sisi lain, Asisten Pelatih Satya Wacana, Revan Jonathan, tetap memberi pujian kepada para pemain muda yang diturunkan. Menurutnya, pengalaman ini penting untuk membangun kepercayaan diri dan meningkatkan mental bertanding mereka.
“Musim depan, mereka diharapkan tampil lebih matang dan berani berkembang. Mental bertanding perlu terus dibentuk,” jelas Revan.
Penulis : ardi
Editor : edt