Revitalisasi Gedung SMP Negeri 2 Larangan Brebes Sudah Capai 48 Persen


APBN : SMP Negeri 2 Larangan saat ini sedang melaksanakan revitasi gedung sekolah yang anggarannya berasal dari APBN 2025. Foto. Eko Saputro/wawasan.co

BREBES, WAWASAN.CO - Revitalisasi Gedung SMP Negeri 2 Larangan, Kabupaten Brebes sejak dilaksanakan mulai 1 Agustus 2025 lalu, sudah mencapai 48 Persen pekerjaannya.

"Setiap Minggu kita menyampaikan laporan terkait dengan progres pekerjaan revitalisasi Gedung SMP Negeri 2 Larangan ini. Secara progres, Alhamdulillah sudah sesuai dengan apa yang direncanakan. Malah bisa bilang sudah over dari rencana pekerjaan" ucap Ketua Pembangunan Revitalisasi Gedung SMP Negeri 2 Larangan, Rakwan ST saat dihubungi, Senin (15/9/2025).

Rakwan yang didampingi Kepala SMP Negeri 2 Larangan, Drs Arif Nuradi MM menambahkan, saat ini pekerjaan revitalisasi sudah memasuki Minggu kelima. 

"Revitalisasi gedung ini, diantaranya sebanyak 11 ruang kelas, ada ruang kelas baru dan ruang UKS baru. Selain itu juga ada tiga toilet baru yang dibangun. Anggaran untuk pekerjaan ini melalui APBN Tahun Anggaran 2025 sebesar Rp3.335.485.000," ucap Rakwan yang juga putra asli Desa Pamulihan, Kecamatan Larangan.

Rakwan yang juga alumni SMP Negeri 2 Larangan mengemukakan, posisi yang sedang dikejar target pekerjaannya.yakni top atau bagian atas/genteng. 

"Mudah-mudahan akhir bulan ini, semua bangunan yang sedang dikerjakan sudah beratap. Sehingga, nanti tinggal finishingnya. Dan pada saat posisi musim hujan, diharapkan pekerja sudah nyaman di dalam ruangan," lanjut Rakwan.

Rakwan menjelaskan, di minggu ini sebanyak 70 pekerja dilibatkan untuk pembangunan gedung. Biasanya juga fleksibel, di mana pekerja mencapai sebanyak 80 orang. 

"Alhamdulillah, semua pekerja kita berdayakan warga Desa Pamulihan. Biar asa rasa bahwa gedung SMP Negeri 2 Larangan ini, seperti milik sendiri. Perlu disampaikan juga bahwa material yang digunakan didatangkan dari toko material Desa Pamulihan dan Kecamatan Larangan. Jadi sebelum bekerja, material sudah didatangkan terlebih dahulu," terang Rakwan yang merupakan alumni Teknik Sipil Universitas Muhammadiyah Yogyakarta ini.

Sementara, Kepala SMP Negeri 2 Larangan, Drs Arif Nuradi MM berharap warga Desa Pamulihan khususnya akan merasa bangga dengan sekolah baru yang saat ini sedang dikerjakan pembangunannya.

"Pembangunan sekolah ini super istimewa dan benar-benar dapat bermanfaat. Sehingga, diharapkan motivasi anak didik dalam belajar akan semakin tinggi. Kami juga bangga, ada tokoh muda asli Desa Pamulihan yang berkorban untuk meluangkan waktunya terlibat dalam pekerjaan revitasi gedung sekolah ini, yakni Mas Rakwan ST yang juga alumni SMP Negeri 2 Larangan," pungkas Arif.

Penulis : ero
Editor   : edt