Semarang, Wawasan.co – Ada suasana berbeda di RS Panti Wilasa Citarum Semarang, pada Kamis (20/11). Bagi 13 orang yang memiliki bibir sumbing menjadi awal untuk tersenyum lebar.
Mereka mendapatkan operasi bibir sumbing secara gratis. Operasi ini hadir berkat Kerjasama antara PT ASDP Indonesia Ferry, Smile Train Indonesia dan RS Panti Wilasa Citarum.
General PT ASDP Indonesia Ferry Cabang Surabaya, Ronaldo Hutabarat mengatakan program ini telah berjalan rutin sejak 2008. Menurutnya, operasi ini guna menjamin Kesehatan dan masa depan anak bangsa.
“Ini tanggung jawab kita bersama, kami ingin anak-anak dapat menikmati kehidupan lebih baik, kami ingin mereka tersenyum lebar,” kata Ronaldo.
Direktur RS Panti Wilasa Citarum Semarang drg Kriswidiati MKes mengatakan sejak 2008, pihaknya telah menyiapkan tim khusus untuk mengelola operasi bibir sumbing gratis.
“Pasti sebelum dioperasi, sudah discreenning. Kami memastikan mereka ditangani oleh para tenaga Kesehatan yang berkompeten,” tegasnya.
Ia menjelaskan sebelum pelaksanaan ini, pihaknya menggandeng berbagai pihak mulai dari pemeritah daerah hingga posyandu untuk mensosialisasikan operasi bibir sumbing. Sebab, ia meyakini masih ada Sebagian Masyarakat yang belum tahu penanganan bibir sumbing.
“Pasti ada yang mengeluh tidak ada biaya untuk operasi, atau tidak ada transportasi. Maka kami sosialisasikan bahkan kita jemput. Karena bagaimana pun juga setiap anak punya hak yang sama untuk tersenyum lebar,” ungkapnya.
Deasy Larasati, dari Smile Train Indonesia mengatakan factor terjadinya bibir sumbing banyak hal. Dua diantaranya yakni kurangnya asupan gizi saat ibu hamil maupun banyaknya paparan radiasi.
“Kami mengedukasi kepada ibu-ibu jangan percaya mitos soal bibir sumbing karena hal negatif seperti pengail yang kena mulut ikan saat mancing, itu tidaak benar. Semua multi factor seperti asupan gizi dan radiasi,” tandas dia.
Penulis : holy
Editor : Daniel