Sepasang Suami Istri asal Riau Wisuda Bareng di UPGRIS


Semarang, Wawasan.co – Universitas PGRI Semarang atau UPGRIS sukses melaksanakan wisuda ke-83 pada Kamis 21 Mei 2026. Dalam wisuda kali ini, ada momen sangat “romantic”, sebab sepasang suami istri asal Kota Dumai, Riau, Sidik Aditya dan Wulandari Eka Putri Nasution Bersama-sama melaksanakan wisuda. Mereka telah lulus dari Prodi Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia UPGRIS.

Sidik Aditya mengaku memilih kuliah di Program Pascasarjana UPGRIS karena memiliki akreditasi yang unggul dan kuliahnya bisa daring. Dari awal, kata dia, ia Bersama istri sudah bertekad memulai perkuliahan Bersama dan selesai juga harus Bersama.

“Kami bertekad kuliah Bersama, lulus juga harus Bersama. Seminar proposal Bersama sampai ujian tesis Bersama sama,” katanya.

Baginya, kuliah sambil kerja dan sudah berumah tangga memiliki tantangan tersendiri, terlebih pasutri ini tinggal di Kota Dumai, Provisnsi Riau. Keduanya masuk tercatat sebagai mahasiswa UPGRIS Angkatan 2024.

“Alhamdulillah di UPGRIS karena perkuliahannya hybrid, kami juga bisa berkuliah sambil bekerja dan kebetulan juga istri saya juga juga sedang hamil. Tidak ada kendala sama sekali, sehingga perjalanan masa studi kami dari awal dapai akhir semuanya lancar,” ucapnya.

Sidik yang lulus dengan IPK 3,93 dan bersama Istrinya IPK 3,97 yang merupakan guru PPPK memiliki motivasi untuk terus mengembangkan ilmu pengetahuan dengan kuliah program pascasarjana di UPGRIS.

“Kami, saya pribadi punya motivasi tersendiri, sebagai guru PPPK di Kota Dumai saya merasa tidak puas gitu, tidak cukup hanya menjadi seorang PPPK. Jadi harus terus berkembang, harus terus memiliki motivasi untuk maju,” ucap pria guru PPPK SMP Negeri 11 Dumai

Wulandari yang merupakan guru SMP Negeri 4 Dumai menceritakan perjalanan kuliahnya selama menempuh masa studi program pascasarjanan Universitas PGRI Semarang. Menurutnya, para dosen memberikan perhatian dan motivasi dalam menyelesaikan proses masa studi.

“Dosen-dosennya sangat menyenangkan, kemudian memudahkan kami apalagi yang sudah bekerja dan menikah. Kami diberikan selalu motivasi dari para dosen untuk menyelesaikan tesis kami, saat melakukan bimbingan dalam menyelesaikan tesis,” ungkapnya kepada awak media, Kamis, 21 Mei 2026.

Penulis : Fauzi
Editor   : Daniel