Diduga Stres, Seorang Lelaki Ngamuk Lukai 6 Orang


Pelaku penyerangan warga dengan golok, terpaksa ditembak kakinya oleh polisi, karena ia terus mengayunkan golok secara membabi-buta dan menyerang warga. (Foto: Hermiana E. Effendi)

BANYUMAS – Diduga menderita stres, seorang laki-laki, Ana (42), warga Desa Kracak, Kecamatan Ajibarang mendatangi rumah yang sedang menggelar hajatan dan menyerang para tamu secara membabi-buta. Pelaku membawa golok dan mengayun-ngayunkan, hingga satu warga terkena sabetan golok dan lima warga lainnya mengalami luka-luka.

Kepala Desa Kracak, Darsito mengatakan, peristiwa tersebut terjadi pada Senin (19/2) pagi. Saat itu sedang ada hajatan di Grumbul Parakan, RT 04 RW 12, Desa Kracak, Kecamatan Ajibarang. Pelaku tiba-tiba datang dengan membawa golok dan langsung mengayun-ngayunkan kepada para tamu.

“Orang-orang yang sedang menghadiri hajatan langsung berlarian menyelamatkan diri. Namun satu warga terkena sabetan golok dan lima lainnya juga mengalami luka-luka,? terangnya.

Lima warga yang mengalami luka-luka tersebut, karena berusaha menyelamatkan warga lainnya yang terkena ayunan golok pelaku. Mereka berusaha melerai dan menenangkan pelaku, tetapi karena pelaku terus mengayunkan golok secara membabi-buta, lima warga ini pun mengalami luka.

Tidak hanya sampai di situ kerusuhan yang dibuat oleh pelaku, saat polisi datang untuk mengamankannya, pelaku sempat merusak mobil polisi yang baru saja diparkir. Melihat kondisi yang sulit diatasi, polisi terpaksa menembak pelaku di bagian kaki untuk melumpuhkan pelaku.

Kapolsek Ajibarang, AKP Supardi mengatakan, pihaknya terpaksa melumpuhkan pelaku dengan menembak bagian kaki. Saat ini pelaku maupun warga yang terkena sabetan golok, masih menjalani perawatan di Rumah Sakit Umum Daerah (RSDU) Ajibarang. Warga yang mengalami luka yaitu Suwarti, Ali, Parman, Kustiyah, Sarni dan Surat.

Menurut Kapolsek, pelaku mengamuk diduga akibat stres, sebab merasa kesal dengan teman wanitanya yang dikenal melalui media sosial. Dua hari sebelum kejadian, lanjutnya, beberapa warga sekitar mengaku, pelaku sering curhat habis disakiti oleh teman wanitanya di Facebook.

?Pelaku mempunyai kenalan wanita di Facebook dan kemudian ia merasa disakiti dan kesal, hingga pelaku stres dan mengamuk,? terang Kapolsek.

 

 

Penulis :
Editor   : wied