Durian Pancur Juara I Festival Durian Lokal Blora


Bupati H Djoko Nugroho (Kanan), didampingi Forkompimda, dan Sekda H. Bondan Sdukarno (kiri) mencicipi durian lokal Blora, Selasa (20/2). Foto: Ist

BLORA – Durian Pancur milik Yudi, warga Desa Kacangan, Kecamatan Todanan, keluar sebagai juara 1 (nilai 76) di Festival Durian Varietas Lokal 2018 tingkat Kabupaten Blora yang digelar di kompleks pertokoan Blok S, Jepon, Blora, Selasa (20/2).

Juara 2, 3 dan favorit, dimenangkan durian Mrico milik Suwignyo, warga Desa Karangjong, Kecamatan Ngawen (nilai 72), durian Komet milik Harsono (nilai 67) dari Desa Karangjong, Kecamatan Ngawen , dan juara favorit adalah durian milik Pribadi, warga Japah, Blora.

Festival Durian Varietas Lokal yang dibuka Bupati H Djoko Nugroho memamerkan ratusan durian lokal dari berbagai verietas yang disajikan di meja, setelah di dinilai langsung ludes disantap pengunjung.

Setelah berebut dan mnecicipi durian,  pengunjung acung jempol merasakan lezatnya durian lokal Blora yang belum banyak dikenal, antara lain durian dari Tunjungan, Japah, Todanan, Kunduran dan Jepon.

Bupati Djoko Nugroho mengatakan, dengan festival durian lokal ini berharap potensi buah-buahan yang ada di Blora bisa semakin dikenal, sekaligus mengajak warga untuk terus mengembangkan tanaman buah-buahan.

“Di ajang ini,  menunjukkan bahwa Blora tidak hanya penghasil kayu jati kualitas terbaik di dunia, tapi harus makin dikenal daerah penghasil durian dan buah-buahan lainnya,’ tandasnya.

Dikembangkan

Menurutnya, pertumbuhan ekonomi Blora harus bisa langsung dirasakan masyarakat, mulai dari sektor pertanian, UMKM hingga sektor pertanian yang akan terus digarap, termasuk tanaman pangan dan  hortikultura seperti buah-buahan ini.

Dalam kesempatan itu, Bupati menyerahkan bibit buah-buahan secara simbolis kepada 13 kelompok tani dari enam Kecamatan, masing-masing Blora, Jepon, Bogorejo, Cepu, Ngawen dan Todanan.

Sementara itu Kepala Dinas Pertanian dan Ketahanan Pangan setempat, Hj Reni Miharti menjelaskan luas kebun durian di Blora tahun ini sudah mencapai lebih dari 50 hektar.

Kebun durian itu  di Tunjungan, Todanan, Japah, Ngawen, Kunduran, Jepon yang kini ikut dilombakan dan varietas lokalnya yang menang nanti akan dikembangkan menjadi buah durian lokal unggulan Blora.

 Tidak hanya durian, menurut Reni Miharti komoditas buah lokal Blora juga beragam seperti kelengkeng, jambu kristal, jambu merah, sawo Bangoan, buah naga, pisang cavendis, pisang byar Todanan dan lainnya.

Dalam festival ini, setidaknya ada 20 peserta yang mengikuti lomba varietas durian lokal dengan penilai dari BPTP Jawa Tengah. Satu persatu durian peserta festival dinilai bergantisn oleh juri yang dipimpin Afrizal.  

 

 

Penulis : wah
Editor   : wied