Desa Tertinggal Prioritas Layanan Perpustakaan


Bupati Purbalingga Tasdi, Wabup Dyah Hayuning Pratiwi dan jajaran Dinas Arsip dan Perpustakaan (Dinarpus) berfoto di depan mobil operasional perpustakaan keliling. Mobil bantuan daru Perpustakaan Nasional tersebut diprioritaskan melayani warga di 45 desa

PURBALINGGA- Sebanyak 45 desa yang masuk kategori desa tertinggal akan jadi prioritas pelayanan perpustakaan keliling. Langkah itu dilakukan untuk menumbuhkan minat baca di kalangan masyarakat. “ Dengan minat baca yang tinggi diharapkan warga desa tertinggal bisa berpikir maju dan tidak lagi ketinggalan,” kata Kepala Dinas  Arsip dan Perpustakaan  (Dinarpus) Purbalingga Suparso, di sela-sela penerimaan bantuan kendaraan operasional perpustakaan keliling, di halaman Pendapa Dipokusumo, Rabu (21/1).

Bantuan tersebut berupa satu unit mobil  dan satu sepeda motor dari Perpustakaan Nasional. Penyerahan bantuan secara simbolis dilakukan Bupati Tasdi dan Wabup Dyah Hayuning Pratiwi.  “Dengan bertambahnya kendaraan operasional ini, saya berharap, intensitas pelayanan perpustakaan keliling di desa tertinggal semakin ditingkatkan,” kata Bupati Tasdi.

Bupati Tasdi juga mengingatkan, berbagai bacaan yang akan didistribusikan ke berbagai wilayah di Purbalingga sebelumnya diteliti dahulu untuk menghindari bacaan-bacaan yang bermuatan buruk yang dapat mengandung paham-paham radikalisme dan berbagai hal negatif lainnya.

“Semoga nantinya masyarakat di desa-desa tertinggal akan tergugah semangat hidupnya untuk berubah lebih maju karena terinspirasi dari bacaan-bacaan yang diperoleh dari layanan perpustakaan keliling,” imbuhnya.

 

 

Penulis : Joko Santoso
Editor   : wied