Sibelis Ambles, Jalur Hasil Bumi Antarkabupaten Terancam Putus


Ruas jalan provinsi yang menghubungkan Pekalongan - Banjarnegara di Blok Sibelis, Desa Tenogo, Kecamatan Paninggaran, ambles, Kamis (22/2) pagi. Nampak: Penumpang bus terpaksa turun dan dilansir karena kendaraan tidak bisa lewat. Foto: ist.  
 
KAJEN - Jalan provinsi di tanjakan Sibelis, Desa Tenogo, Kecamatan Paninggaran, Kabupaten Pekalongan ambles hingga kedalaman 50 cm, Kamis (22/2) pagi. Akibatnya akses transportasi di jalur Kabupaten Pekalongan ke Banjarnegara ini terancam putus jika tidak segera ditangani.
 
Seluruh kendaraan roda empat atau lebih Kamis pagi tidak bisa melintasi jalan yang ambles tersebut. Penumpang bus Kalibening (Banjarnegara) - Pekalongan dan sebaliknya harus dilansir. Demikian pula untuk angkutan lokal pegunungan jenis doplak. Angkutan sayur mayur dari daerah Banjarnegara dan sekitarnya yang akan mensuplai sayur di Pasar Induk Kajen juga tidak bisa melintas.
 
Kades Tenogo, Agus Susilo, menerangkan, jalan ambles di Blok Sibelis diketahui warganya sekitar pukul 06.00 WIB. Menurutnya, sepekan yang lalu di titik itu juga ambles namun tidak terlalu parah, sehingga bisa diatasi dengan diuruk oleh instansi terkait. 
 
"Ambles kali ini lebih parah. Kendaraan sama sekali tidak bisa lewat. Saya sudah kerahkan warga untuk gotong royong menguruk bagian jalan yang ambles agar minimal motor bisa lewat," katanya.
 
Diterangkan, jalan provinsi dengan lebar sekitar 6 meter hingga 7 meter itu ambles hingga ke bagian bahu jalan. Akibatnya, kendaraan roda empat atau lebih seperti truk, bus, dan doplak tidak bisa lewat. Termasuk truk-truk sayur dari daerah atas yang akan turun ke bawah. "Mungkin jika diuruk dan dilakukan pemadatan jalan yang ambles ini bisa diatasi," katanya. 
 
Jalan Sibelis pada Februari 2014 juga pernah ambles dan sangat parah. Saat itu, akses utama yang menghubungakan Pekalongan dengan Kabupaten Banjarnegara dan Wonosobo ini sempat terputus agak lama.
 
 
 
Area lampiran
 
 
 
 
 

Penulis :
Editor   : wied