Target Pendapatan Parkir Tepi Jalan Umum Dinaikkan


Kendaraan roda dua diparkir di tepi jalan umum di Jalan Jenderal Soedirman Purbalingga.  Target parkir tepi jalan umum  dinaikkan di tahun 2018. (Foto :Joko Santoso)  

 

PURBALINGGA- Target Pendapatan Asli Daerah (PAD) dari  parkir Tepi Jalan Umum  (TJU) tahun 2018 naik menjadi Rp 2 milyar. Sebelumnya pada tahun 2017 target PAD parkir TJU hanya Rp 1.571.685.000 dan terealisasi 1.616.027.000.

“Dinaikkan targetnya ya, jadi Rp 2 miliar. Sembari dibenahi perparkiran dan dikelola dengan manajemen yang lebih baik, termasuk pembinaan pada juru parkir,” pinta Bupati Tasdi, Kamis (22/2).

Kepala  Dinas Perhubungan (Dinhub) Purbalingga, R Imam Wahyudi mengatakan pihaknya sudah siap dengan kenaikan target PAD itu. Bahkan sejumlah upaya telah disiapkan, termasuk menggenjot sektor parkir TJU ini dengan maksimal.

“Kami akan tarik setoran retribusi parkir per titik sebulan sekali. Namun dengan syarat, pengelola parkir atau penanggungjawab juru parkir menyerahkan dulu pemasukan selama sebulan. Dengan dasar perhitungan dari Dinhub yang sudah didapatkan berdasarkan survei di lapangan,” paparnya.

Pihaknya mencontohkan, ketika suatu titik didapatkan angka perolehan retribusi parkir sehari Antara Rp 100 ribu sampai Rp 200 ribu, maka akan dihitung per bulan total yang disetorkan lebih awal.

“Kami tidak ingin kecolongan setoran bulanan macet dengan berbagai alasan yang sama. Jadi kami harus memungut dulu di awal bulan dengan besaran berbeda tiap kantong parkir TJU yang ada,” tambahnya.

Dinhub juga optimis target PAD parkir TJU Rp 2 milyar bakal tercapai. Karena melihat tahun 2017 lalu bisa melampaui target. Semua upaya yang tidak merugikan pihak manapun terus dilakukan untuk menggenjot PAD ini.

Jika juru parkir atau pengelola tidak sanggup menyetor di awal bulan, maka lebih baik mundur saja. Masih banyak yang menginginkan lahan parkir. Upaya ini kami lakukan agar semua bisa berjalan maksimal dan target PAD terpenuhi,” imbuhnya. 

 

Penulis : Joko Santoso
Editor   : wied