Wonogiri Kembangkan Budi Daya Belatung


WONOGIRI- Belatung, atau  larva  lalat, yang banyak orang dianggap makhluk menjijikkan ternyata memiliki prospek yang cukup baik untuk dikembang biakkan. Belatung yang biasa hidup pada  barang-barang  membusuk seperti bangkai, buah, atau sayur-mayur yang rusak, cukup mudah dikembang biakkan dan cocok untuk makanan ternak, baik ikan lele maupun unggas.

‘’Kita masih terus melakukan percobaan-percobaan. Baik pada media pengembangbiakannya maupun, perkembangan ikan lele yang diberi pakan belatung,’’ ungkap Toetiek Indriati Kepala Dinas Lingkungan Hidup  melalui Toto PrasojoKabid Kebersihan dan Pertamanan Dinas Lingkungan Hidup Kabupaten Wonogiri, Kamis (22/2).

Menurut Toto, ide budi daya belatung tersebut muncul lantaran di tempat pembuangan sampah yang dikelolanya banyak ditemukan belatung pada limbah basah. Berawal dari itulah, Toto berdiskusi dengan salah satu stafnya yang bernama Pandu Nur Abdulrachim.

Merasa mendapat tugas cukup mulia, Pandu kemudian berselancar di internet untuk mencari data perihal belatung. Dan ternyata belatung sangat cocok untuk makanan ternak.

‘’Saya kemudian mencoba untuk memancing lalat di tempat sampah, untuk bertelur di kardus. Dan ternyata berhasil. Tak lama berselang, kardus yang sudah saya tata, teerdapat bintik-bintik putih telur lalat. Kardus yang sudah ada telurnya itu kemudian saya pindah tempat ke dalam tong dengan diberi makan sayur-sayuran. Dan benar, beberapa hari kemudian ribuan belatung sudah ada di situ, untuk selanjutnya kita panen dan kita berikan kepada ikan lele,’’ jelasnya.

Dengan diberi makan belatung, Pandu mengurangi jatah makanan berbentuk pelet. ‘’Sementara ini, kalau diberi belatung satu kilo, ya pengurangan pelet nya satu kilo. Tapi ini masih bersifat percobaan,’’ ungkapnya.

Toto berobsesi, ke depan pihaknya justru akan membuat budidaya belatung di lokasi TPA, selain itu di lokasi TPA dilengkapi pula dengan kolam ikan dan kandang-kandang unggas. ‘’Jadi ke depan belatung, cacing dan makhluk lainnya dapat dimanfaatkan. Bahkan obsesi kami, nanti ada pembuatan belatung kering dan dipaking sehingga bisa dijual,’’ ungkap Toto.

 

Penulis : tpe
Editor   : wied