Pembangunan di Banjarnegara Belum Merata


Bupati Banjarnegara Budhi Sarwono meninjau jalan Wanadadi-Rakit yang diresmikan Kamis (22/2). Dia mengakui pembagunan di wilayahnya belum merata. (Foto :Joko Santoso)  

BANJARNEGARA-Bupati Budhi Sarwono mengakui bahwa pembangunan di Kabupaten Banjarnegara belum merata.  Kendati demikian dia berjanji akan memperbaikinya di tahun-tahun selanjutnya kepemimpinannya. “Dalam tiga tahun pertama kepemimpinan saya, kegiatan pembangunan lebih kepada prioritas infrastruktur jalan,” katanya saat meresmikan proyek fisik tahun 2017,Kamis (22/2).

Bupati juga meminta kepada masyarakat untuk menjaga dan memelihara hasil pembangunan agar manfaat dan umurnya bisa maksimal dinikmati.  Beberapa pembangunan fisik tahun 2017 yang diresmikan antara lain Peningkatan  ruas jalan Wanadadi-Rakit yang merupakan akses jalan menghubungkan Wanadadi dan Rakit. Kegiatan Peningkatan jalan Waadadi-Rakit ini bisa dikatakan merupakan yang fenomenal, karena bisa dikerjakan dengan lebih cepat dan mempunyai kualitas pekerjaan yang baik.

“Dengan akses jalan ini masyarakat akan lebih mudah sebagai jalur alernatif apabila ingin menju Mandiraja atau ke arah Purbalingga,” ungkapnya.

Selain jalan Wanadadi-Rakit, ruas jalan Rejasa – Madukara juga menjadi salah satu kegiatan selama 2017. Jalan ini menjadi akses penting bagi masyarakat yang akan menuju Kecamatan Madukara dan Pegentan.

Kegiatan besar lainnya antara lain pembangunan kantor BPPKAD Banjarnegara.  Dan Kantor Inspektorat. Gedung baru tersebut diharapkan mampu memberikan pelayanan lebih optimal  kepada masyarakat .

Di sektor pendidikan, selama tahun 2017 pemkab juga telah maksimal melakukan perbaikan dan peningkatan-peningkatan pelayanan antara lain berupa pemberian bantuan sarana dan prasarana untuk SD, SMP, Pembangunan ruang kelas baru serta pengadaan alat peraga pendidikan.

“Tahun ini, di bidang kesehatan Pemkab juga membangunan atau merehabilitasi puskesmas Banjarmangu 2 dan Puskesmas Wanayasa 2 ,” tambahnya.

Di sektor pekerjaan umum, Pertanian, Kepariwisataan pemerintah Banjarnegara juga telah berupaya membangunan dan memperbaiki sarana prasarana seperti jalan, jembatan, pengadaan bibit tanaman, bibit ternak.

Sementara Kepala Bagian Pembangunan Joi setiawan dalam laporannya mengatakan , pada tahun 2017 terdapat 2.863 kegiatan pembangunan, dengan anggaran sebesar Rp 1.232.072.308.933.

Dana tersebut  berasal dari Dana APBD sebesar Rp. 968.489.876.933, Dana APBD Provinsi sebesar Rp. 100.579.390.000 serta dana APBN/DAK sebesar Rp. 163.003.042.000.

“Peresmian kegiatan tahun 2017 merupakan bentuk pertanggung jawaban moral para pelaksana kegiatan OPD kepada masyarakat,” imbuhnya.

 

 

 

Penulis : Joko Santoso
Editor   : wied