Satpol PP Sita Ribuan Botol Minuman Keras


Ribuan minuman beralkohol yang dilarang Perda Miras Jepara, diamankan di Kantor Satpol PP Jepara, Selasa (13/3). Minuman beralkohol ini ditemukan petugas Satpol PP di dalam sebuah gudang di Kelurahan Jobo Kutha. Foto : Budi Santoso.

JEPARA- Ribuan botol miras dari berbagai merk diambil paksa para petugas Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) Jepara. Barang-barang terlarang tersebut berada di sebuah gudang di Kelurahan Jobokuta, sekitar terminal lama. Meskipun tidak ada pemilik gudang, Satpol PP Jepara tetap melakukan penyitaan terhadap minuman keras tersebut.

Kasi Penegakan Perda di Satpol PP Jepara, Sutarno menyatakan terungkapnya keberadaan ribuan botol miras tersebut sebenarnya tidak disengaja. Pada Selasa (13/3) pihaknya sebenarnya tengah menggelar patrol di sejumlah lokasi. Saat berada di kawasan terminal lama, pihaknya mendapatkan laporan masyarakat terkait gudang tersebut. Selanjutnya pihaknya melakukan pemeriksaan.

Dari pemeriksaan yang dilakukan, pihaknya mendapati ribuan miras disimpan dalam gudang tersebut. Meskipun pemilik gudang tidak ada, pihaknya tetap melakukan penyitaan terhadap ribuan botol miras tersebut. Selanjutnya, barang-barang tersebut dibawa ke Kantor Satpol PP Jepara. Pihaknya selanjutnya akan mencari tahu siapa pemilik dari miras dalam jumlah besar itu. “Pemiliknya tidak ada. Tapi kami tetap menyita barang-barang tersebut. Kami juga membuka paksa gudang tersebut karena memang curiga,” ujar Sutarno, Selasa (13/3).

Sementara itu, Kasi Penyelidikan dan Penyidikan di Satpol PP, Anwar Sadat menyatakan kasus ini akan ditindak lanjuti pihaknya. Pemilik miras diduga berinisial DW, yang merupakan pemain lama. Pada kasus terakhir ini, ada 1.317 botol minuman yang masuk klasifikasi dilarang berdasarkan Perda Miras di Pemkab Jepara. 

Pada kesempatan sebelumnya, Satpol PP Jepara menurut Anwar Sadat sudah pernah melakukan penggrebegan di gudang yang sama. Hal ini terjadi pada tahun 2017 lalu, dan saat itu ada 1.157 botol miras yang akhirnya disita. Terkait kasus terakhir ini, Satpol PP akan melanjutkan proses penanganan hukum terhadap pelanggaran yang dilakukan DW.

“Kami menduga kuat pemilik miras-miras dalam jumlah banyak ini adalah DW. Dia pemain lama yang pernah kami razia juga. Kami akan terus lanjutkan proses ini,” ujar Anwar Sadat, secara terpisah, Selasa (13/3).

DW diduga pemain lama dalam bisnis minuman beralkohol yang masuk kategori terlarang berdasarkan Perda Miras Jepara. Warga Jobo Kutha ini dikenal menjadi pemasok minuman beralkohol untuk sejumlah pedagan kecil di seantero Jepara.

 

 

Penulis :
Editor   : wied