Lima Pejabat Dilantik, Kepala Dindikbud Batal Diisi


Bupati Purbalingga Tasdi melantik pejabat eselon II Kamis malam (15/3). Foto: Joko Santoso

PURBALINGGA-Bupati Purbalingga Tasdi  melantik dan mengambil sumpah lima pejabat eselon II di lingkungan Pemkab.  Acara dilaksanakan di Pendapa Dipokusumo, Kamis (15/3) malam.   Kendati demikian bupati batal mengisi jabatan Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Dindikbud). “ Jabatan Kepala Dindikbud batal diisi karena proses seleksi belum selesai,” kata Bupati Tasdi.

Lima pejabat yang dilantik masing-masing  Yani Sutrisno Udinugroho  yang semula menjabat Kepala Bagian Layanan Pengadaan Setda menjadi  Kepala Badan Perencanaan Pembangunan dan Penelitian Pengembangan Daerah (Bapebanglitbangda), Priyo Satmoko  yang semula Kepala Bagian Kesejahteraan  (Kesra) Setda menjadi Kepala Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (DPU PR), Mohammad Nadjib yang semula menjabat Kepala Kantor Kesatuan Bangsa dan Politik (Kesbangpol) menjadi Kepala  Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa (Dinpermasdes) , Satya Giri Podo yang semula menjabat Kepala Pelaksana Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) menjadi Kepala Dinas Penanaman Modal dan Perijinan Terpadu Satu Pintu (DPMPTSP) dan Budi Susetyono yang semula menjabat Kepala Bagian Otonomi Daerah Setda menjadi Kepala Dinas Koperasi dan Usaha Kecil Menengah. “Mereka ini adalah pejabat yang promosi. Sebenarnya ada enam jabatan eselon II yang kosong. Namun Kepala Dindikbud belum diisi. Pengisian akan dilakukan menyusul,” ungkap Tasdi.

Dalam sambutannya Tasdi menyampaikan, pejabat yang dilantik tersebut harus memiliki 3 M. Masing-masing Mau, Maju, dan Manut. Mereka diharapkan segera beradaptasi dengan lingkungan yang baru. Tidak ada alasan untuk tidak segera bekerja. “Belajar bisa sambil bekerja dan bekerja bisa sambil belajar,” ujarnya.

Selain itu para pejabat juga diminta untuk selalu turun ke masyarakat. Karena berbagai persoalan ada di masyarakat dan perlu diselesaikan. Ditambahkan setelah dilakukan pengisian pejabat Eselon II,  pihaknya juga akan melakukan mutasi di jabatan Eselon III dan IV.”Jadwalnya menyusul. Promosi dan mutasi merupakan hal yang biasa. Semua Aparatur Sipil Nasional (ASN) harus siap,” imbuhnya.

Penulis : Joko Santoso
Editor   :