Warga Agar Bersiap Hadapi Kemarau


Seorang petani tengah mempersiapkan lahan sawahnya untuk ditanami, diperkirakan Bulan April ini musim kemarau akan mulai dan mencapai puncaknya pada Bulan Agustus-September mendatang. Foto : Probo Wirasto.

PEMALANG - Meskipun hingga saat ini beberapa daerah di Kabupaten Pemalang masih diguyur hujan, namun demikian diperkirakan beberapa pekan mendatang intensitas hujan akan semakin menurun. Hal ini disebabkan musim kemarau yang sudah mulai datang, untuk itu Kepala Pelaksana Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Pemalang, H Wismo, menghimbau warga untuk mengantisipasi datangnya kemarau.

Menurut H Wismo, ketika ditemuiSelasa (10/4), datangnya awal musim kemarau pada Bulan April ini memang tidak serentak, hal ini bisa dilihat dari spot-spot hari tertentu tanpa hujan yang intensitasnya berbeda-beda mulai dari yang tiga hari, lima hari dan lainnya dengan kecenderungan semakin bertambah dan semakin meluas.

"Untuk musim kemarau diperkirakan pada Bulan Agustus-September mendatang, untuk itu masyarakat dihimbau menyesuaikan termasuk para petani yang akan melaksanakan musim tanam pada April-September,"jelasnya.

Tiga Wilayah

Lebih lanjut H Wismo menjelaskan bahwa pada musim pancaroba yang sedang berlangsung saat ini, warga juga dihimbau untuk mewaspadai kemungkinan terjadinya fenomena angin kencang maupun bahaya kebakaran yang mungkin terjadi, serta mulai untuk melakukan efisiensi penggunaan air maupun membuat penampungan.

Untuk Kabupaten Pemalang sendiri secara umum terbagi dalam 3 wilayah, yakni pertama wilayah Pantura mulai dari Kecamatan Ulujami, Comal, Ampelgading, Petarukan, Taman dan Pemalang yang akan memasuki musim kemarau terlebih dahulu. Kemudian disusul wilayah tengah yakni Bantarbolang, Randudongkal dan sebagian bodeh. Sedangkan yang terakhir akan memasuki musim kemarau diperkirakan adalah wilayah punggung yang berada di pegunungan seperti Watukumpul, Belik, Pulosari dan sekitarnya.

"Wilayah Pemalang yang setiap tahun mengalami krisis air bersih adalah sejumlah desa di Kecamatan Belik dan Pulosari, dimana kedua daerah ini setiap tahun mendapatkan pasokan air untuk membantu kebutuhan masyarakat," tambahnya.

 

Penulis : pw
Editor   : wied