Kapolres Kumpulkan Cabup-Cawabup Kudus, Ada Apa?


Nampak suasana Focus Group Discussion yang digelar Polres Kudus yang dihadiri kelima paslon bupati dan wakil bupati Kudus 2018. Foto: Ali Bustomi

 

KUDUS - Di sela-sela masa kampanye Pemilihan Bupati Kudus 2018, Kapolres Kudus AKBP Agusman Gurning mengumpulkan para pasangan calon (paslon) Bupati-Wakil Bupati dalam Pilkada Kudus 2018. Upaya tersebut dilakukan untuk meneguhkan kembali bagi para calon untuk bisa berkompetisi secara sehat.

Pertemuan Kapolres Kudus bersama para paslon yang dikemas dalam Focus Group Discussion (FGD) berlangsung di ruang Tunggal Panaluan Mapolres Kudus , Selasa (10/4). Selain Kapolres dan pejabat utama Polres Kudus, pertemuan ini juga dihadiri langsung Bupati Kudus H mustofa, Dandim 0722 Kudus, Kajari, Ketua Pengadilan, Ketua DPRD, Ketua FKUB, Ketua MUI, Ketua KPU, Ketua Panwaslu, serta kelima paslon Bupati dan Wakil Bupati beserta tim suksesnya.

Dalam FGD yang mengambil tema ‘Mensukseskan Pilkada Kabupaten Kudus Damai Tahun 2018’, Kapolres  meminta dengan tegas agar para paslon beserta tim suksesnya benar-benar menjaga Pilkada Kudus berlangsung aman dan kondusif. Menurutnya, perbedaan pendapat itu wajar bahkan beda pilihan itu bagian dari demokrasi.

”Apa yang kita rasakan saja sudah berbeda, sehingga kita harus menghargai juga menghormati perbedaan itu yang ada,” kata Kapolres.

Dalam kesempatan tersebut, Kapolres juga menyatakan kesiagaannya untuk mengawal dan mengamankan proses Pilkada hingga selesai nanti. “Selaku pihak keamanan, saya beserta jajaran siap untuk mengawal dan mengamankan pelaksanaan Pilkada sehingga dapat berjalan dengan sukses, apalagi memasuki kampanye terbuka yang akan dimulai besuk tanggal 15 April,”tegasnya.

Sementara, Bupati Kudus H Musthofa yang turut hadir pada acara tersebut menegaskan, pada Pilkada ini jangan ada yang memainkan isu SARA. Untuk itu, dirinya  mengingatkan, para pelaku politik untuk mengedepankan politik yang santun dan beretika. “Kita bersama agar dapat menghindari isu SARA, karena kita semua bersaudara,” terang bupati.

Bupati juga  menekankan kepada jajaran ASN (Aparatur Sipil Negara) di Kudus untuk bersikap netral dan tidak terlibat politik praktis. Jika disinyalir ada oknum yang bermaian politik, Bupati menegaskan agar tidak sungkan untuk menindak tegas, tapi harus disertai bukti dan fakta tidak hanya isu.tom/

 

Penulis : al
Editor   :