Menuk, pengunjung dari Bulusulur, menuturkan, ke objek wisata Waduk Gajah Mungkur rasanya belum sempurna bila belum naik perahu.
"Karena saat ini air waduk menyusut, ya otomatis pengunjung yang mau naik perahu tidak bisa lagi lewat dermaga. Pengunjung harus berjalan belasan meter untuk menuju tambatan perahu, " katanya.
Sementara, berdasar pengamatan
wawasan.co pada hari Sabtu (19/8) pengunjung yang akan naik petahu tidaklah banyak sehingga para nahkoda perahu hanya berdudukan di halte tepi waduk. Kondisi tersebut bukan karena tarif naik perahu yang Rp 20.000 per penumpang, namun karena memang pengunjung yang minim.