KENDAL - Kepala Satpol PP dan Damkar Kendal, Subarso, mengatakan, pihaknya mengerahkan enam unit mobil pemadam dan dibantu dua unit mobil pemadam dari Kota Semarang untuk menjinakkan si jago merah sehingga total 12 mobil pemadam. Dugaan sementara, sumber api berasal dari korsleting listrik.
''Jumlah kerugian kami belum mengetahui secara pasti,'' tutur dia.
Dijelaskan, Posisi kios yang terbakar berada di tengah pasar, sehingga menyulitkan petugas untuk memadamkan api. Petugas melokalisir api agar tidak merembet ke rumah warga karena letak pasar berdekatan dengan rumah warga.
Kebakaran itu menyebabkan ketersendatan arus lalu lintas dari barat dan timur. Puluhan kendaraan memadati jalan depan pasar untuk menyaksikan kebakaran tersebut. Puluhan warga dan pedagang berusaha memadamkan api, sementara yang lain menyelamatkan barang dagangan mereka.
"Sampai Minggu pagi petugas pemadam dari Pemkab Kendal masih menyemprotkan air dilokasi kejadian untuk mengantisipasi api berkobar lagi," ujarnya.
Sesaat setelah kebakaran, Bupati Kendal Mirna Annisa meninjau lokasi kebakaran di Pasar Pagi Kaliwungu, Sabtu (19/8) malam. Dirinya berjanji akan menyiapkan lokasi darurat untuk pedagang korban kebakaran.
Kedatangan Mirna disambut pedagang yang meminta agar secepatnya dibangun. Pasalnya pedagang kebingungan harus berjualan dimana sementara menjelang idul adha sudah menyetok barang banyak.
Bupati Mirna berjanji segera mendirikan pasar darurat untuk tempat pedagang berjualan.
“Kita sudah berkordinasi dengan sejumlah pihak termasuk Pemerintah Provinsi Jawa Tengah untuk menangani paska kebakaran ini. Pemerintah rencananya akan mendirikan pasar darurat di kantor kecamatan untuk menampung seluruh pedagang,” paparnya.
Sementara itu Kapolres Kendal AKBP Adi Wijaya mengatakan polisi belum bisa memastikan penyebab kebakaran pasar pagi kaliwungu.
“Untuk penyebab kita belum bisa menyimpulkan menunggu hasil pemeriksaan Labfor yang akan melakukan penyelidikan Minggu pagi,” katanya.
Saat ini sudah dipasang garis polisi di lokasi kejadian dan membantu mengamankan barang dagangan milik pedagang yang berhasil diselamatkan.
Sebanyak 12 mobil pemadam kebakaran dari Pemkab Kendal, Pemkot Semarang dan sejumlah pabrik di Kaliwungu dikerahkan untuk memadamkan api. Api berhasil dipadamkan Minggu (20/8) dinihari.
Penulis :
Editor : awl